Pencarian

Superhuman Akuisisi GPTZero, AI Deteksi Konten Buatan Mesin Kini Masuk ke Grammarly

Rabu, 24 Juni 2026 • 06:43:01 WIB
Superhuman Akuisisi GPTZero, AI Deteksi Konten Buatan Mesin Kini Masuk ke Grammarly
Superhuman resmi mengakuisisi GPTZero untuk memperkuat teknologi deteksi konten AI di Grammarly.

MALUKU — Superhuman mengumumkan akuisisi terhadap GPTZero, perusahaan yang fokus pada layanan identifikasi konten buatan AI. Layanan GPTZero mencakup deteksi halusinasi AI, plagiarisme, dan alat yang menunjukkan seberapa besar konten di internet saat ini dihasilkan oleh AI. Nilai akuisisi tidak diungkapkan.

Integrasi ke Grammarly dan Superhuman Go

Pasca akuisisi, Superhuman berencana mengintegrasikan teknologi GPTZero ke dalam asisten AI bernama Superhuman Go. Tujuannya memperluas jangkauan upaya perusahaan di bidang AI dan otentisitas konten.

Superhuman menyatakan guru dan pelajar tetap menjadi prioritas utama audiens setelah akuisisi ini. Sementara itu, GPTZero menekankan bahwa Superhuman akan membantu menempatkan alat deteksinya di tempat-tempat di mana orang sudah membaca dan menulis.

Kontradiksi di Permukaan

Sekilas, langkah ini terlihat janggal. Superhuman mendorong pengguna menggunakan AI untuk menghasilkan teks melalui Grammarly, namun di saat yang sama mengakuisisi alat yang justru mendeteksi teks buatan AI.

Grammarly sendiri sebenarnya sudah memiliki fitur deteksi AI sendiri. Namun, dorongan untuk menempatkan sumber daya AI di mana-mana di Grammarly sebelumnya sempat memicu kontroversi. Perusahaan sempat memberikan umpan balik yang dihasilkan AI dengan meniru suara dan gaya penulis lain, yang kemudian menuai kritik dari para penulis tersebut.

Dampak bagi Pengguna di Indonesia

Bagi pengguna Grammarly di Indonesia, akuisisi ini berpotensi menghadirkan fitur deteksi konten AI yang lebih akurat langsung di dalam aplikasi. Saat ini, banyak pelajar dan pekerja kantoran menggunakan Grammarly untuk mengecek tata bahasa Inggris, namun belum ada fitur bawaan yang secara spesifik mendeteksi teks buatan AI.

Ke depannya, pengguna bisa mendapatkan peringatan jika teks yang mereka baca atau tulis memiliki kemungkinan besar dihasilkan oleh AI, langsung dari jendela Grammarly. Ini relevan dengan kebutuhan verifikasi informasi di era maraknya konten buatan mesin.

Posisi Superhuman vs GPTZero

Superhuman adalah perusahaan teknologi yang mengembangkan alat bantu menulis berbasis AI, dengan produk utamanya Grammarly. Sementara GPTZero adalah layanan yang justru membantu pengguna membedakan antara teks buatan manusia dan teks buatan AI.

Akuisisi ini menunjukkan bahwa Superhuman ingin menguasai kedua sisi mata uang: memproduksi konten dengan AI sekaligus mendeteksinya. Ini menjadi strategi bisnis yang menarik, terutama saat kekhawatiran terhadap konten AI semakin meningkat di kalangan pendidik, jurnalis, dan pembuat kebijakan.

Belum ada informasi kapan integrasi GPTZero ke dalam Superhuman Go akan rampung. Namun, pengguna Grammarly bisa mulai mengantisipasi kehadiran fitur deteksi AI yang lebih canggih dalam waktu dekat.

Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks