AMBON — Kota Tual sukses mengukuhkan diri sebagai juara umum MTQ XXXI tingkat Provinsi Maluku. Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, kontingen dari kota berjuluk “Mutiara Kei” itu mengumpulkan total 409 poin, unggul 20 poin dari pesaing terdekatnya, Kabupaten Maluku Tengah.
Peringkat Lengkap 11 Kontingen Peserta MTQ Maluku
Kabupaten Maluku Tenggara finis di posisi ketiga dengan 218 poin, disusul Seram Bagian Timur (198 poin), dan Kabupaten Buru (183 poin). Kota Ambon yang menjadi tuan rumah hanya mampu mengumpulkan 154 poin, berada di peringkat keenam.
Peringkat selanjutnya ditempati Seram Bagian Barat (129 poin), Buru Selatan (122 poin), dan Kepulauan Aru (60 poin). Dua posisi terbawah dihuni Kepulauan Tanimbar dengan 31 poin dan Maluku Barat Daya yang hanya meraih 19 poin.
MTQ Bukan Sekadar Lomba, tapi Sarana Membumikan Al-Qur’an
Wakil Ketua DPRD Maluku, Asis Sangkala, yang menutup langsung acara tersebut menegaskan bahwa MTQ memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar perlombaan. “MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi menjadi sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus membina generasi Qurani yang berakhlak mulia, harmonis, dan berdaya saing,” ujarnya dalam sambutan.
Menurut Asis, tema MTQ XXXI sejalan dengan upaya membangun sumber daya manusia Maluku yang unggul, tidak hanya dari sisi intelektual, tetapi juga karakter dan akhlak yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Ia juga mengajak peserta yang berhasil meraih prestasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
735 Peserta Bertanding di Delapan Arena Selama Enam Hari
Pelaksana Tugas Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Maluku, Kasrul Selang, melaporkan bahwa MTQ XXXI berlangsung pada 22–27 Juni 2026. Sebanyak 735 peserta dan ofisial bertanding di delapan arena yang tersebar di Kota Ambon.
Kasrul menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar berkat dukungan Pemerintah Provinsi Maluku, DPRD Maluku, pemerintah kabupaten/kota, TNI-Polri, dewan hakim, panitia, serta masyarakat.
Peserta MTQ Nasional Akan Disaring Lewat Pengukuran Kompetensi
Kasrul menjelaskan bahwa peserta yang akan mewakili Provinsi Maluku pada MTQ Nasional di Semarang, Jawa Tengah, tidak otomatis diambil dari pemenang di tingkat provinsi. Pihaknya akan melakukan pengukuran kompetensi untuk menentukan peserta terbaik di setiap cabang dan golongan.
“Kami akan melakukan pengukuran kompetensi untuk menentukan peserta terbaik yang akan mewakili Maluku di MTQ Nasional, sehingga hanya peserta yang benar-benar siap yang akan diberangkatkan,” tegas Kasrul.