AMBON — Semangat "orang basudara" harus terus menjadi fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Kota Ambon. Hal itu ditegaskan Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena di tengah perayaan HUT ke-122 Jemaat GPM Rehoboth.
"Semangat hidup orang basudara harus terus dijaga sebagai kekuatan masyarakat Ambon dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan," kata Bodewin.
Semangat "Beta par Ambon, Ambon par Samua"
Menurut Bodewin, nilai persaudaraan yang dirawat warga gereja sejalan dengan tagline kepemimpinan periode 2025–2030, yakni "Beta par Ambon, Ambon par Samua". Tagline itu menegaskan Ambon sebagai rumah bersama bagi seluruh warga tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun latar belakang lainnya.
Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Jemaat GPM Rehoboth atas kontribusinya selama lebih dari satu abad dalam mendukung pembangunan daerah. Kontribusi itu tidak hanya melalui pelayanan keagamaan, tetapi juga pembinaan kehidupan masyarakat yang memperkuat toleransi dan kebersamaan.
Peran Gereja dalam Merawat Kerukunan
Bodewin menilai peran gereja tidak sekadar membangun kehidupan spiritual umat. Lebih dari itu, gereja menjadi pilar dalam memperkuat nilai-nilai persaudaraan yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Kota Ambon.
"Peran gereja tidak hanya membangun kehidupan spiritual umat, tetapi juga memperkuat nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Kota Ambon," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota mengucapkan selamat kepada seluruh perangkat pelayan dan warga Jemaat GPM Rehoboth. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat terus bersinergi mewujudkan Ambon yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera.
Kolaborasi Lintas Elemen Warga
Bodewin berharap semangat persaudaraan yang terus dipelihara dapat menjadi kekuatan dalam menjaga stabilitas dan memperkuat kerukunan. Hal itu dinilai penting untuk mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Ambon.
Ia juga mengajak lembaga keagamaan, tokoh masyarakat, dan generasi muda untuk terus berkolaborasi. Tujuannya membangun Ambon sebagai kota yang aman, harmonis, dan terbuka bagi semua warga sesuai semangat "Beta par Ambon, Ambon par Samua".