Pencarian

Tiga Dekade Ditunggu, Proyek Gas Raksasa Abadi Masela di Maluku Akhirnya Mulai Dibangun

Kamis, 16 Juli 2026 • 16:22:53 WIB
Tiga Dekade Ditunggu, Proyek Gas Raksasa Abadi Masela di Maluku Akhirnya Mulai Dibangun
Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking Proyek Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar melalui sambungan video dari Jakarta pada Kamis (16/7/2026).

KEPULAUAN TANIMBAR — Proyek strategis nasional yang telah dinantikan selama tiga dasawarsa ini akhirnya resmi dimulai pembangunannya. Presiden Prabowo Subianto menyatakan groundbreaking Proyek Abadi Masela pada Kamis (16/7/2026) melalui sambungan video dari Jakarta.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan proyek ini bukan sekadar infrastruktur energi, melainkan simbol kerja keras bangsa. "Pembangunan suatu bangsa adalah perjalanan yang sangat jauh, yang membutuhkan semua unsur dan semua elemen," ujarnya.

Investasi Terbesar dalam Sejarah Energi Indonesia

Proyek ini dikelola oleh INPEX Masela Ltd sebagai operator dengan kepemilikan saham 65 persen, bermitra dengan PT Pertamina (Persero) sebesar 20 persen dan Petronas 15 persen. Lokasinya berada sekitar 170-180 kilometer di barat daya Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dengan nilai investasi USD 20,9 miliar, proyek ini menjadi investasi energi terbesar yang pernah ada di Indonesia. Kapasitas produksinya dirancang mencapai 9,5 juta ton LNG per tahun, ditambah pasokan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD dan kondensat sekitar 35 ribu barel per hari.

Progres Konstruksi Sudah Melampaui Target

Hingga awal Juli 2026, tahap front end engineering design (FEED) telah mencapai 79,56 persen, melampaui target yang direncanakan. Berbagai perizinan strategis dan penyelesaian desain fasilitas utama terus berjalan menuju final investment decision (FID) yang ditargetkan pada akhir tahun ini.

"Proyek ini hampir tiga dekade kita tunggu. Alhamdulillah, hari ini kita mulai pembangunannya. Dan pembangunan tidak boleh terhambat. Harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya," tegas Prabowo.

Presiden Berutang ke Masyarakat Maluku

Presiden Prabowo menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa hadir langsung di lokasi. Ia mengaku memiliki agenda di pusat yang tidak bisa ditinggalkan. "Tentunya ini merupakan hutang saya kepada masyarakat Maluku dan kabupaten-kabupaten tersebut. Insyaallah saya akan melunasi utang tersebut dalam waktu yang tidak lama lagi," ujarnya.

Proyek Abadi Masela sendiri pertama kali ditandatangani kontraknya pada tahun 1998. Butuh waktu 28 tahun bagi proyek ini untuk akhirnya memasuki tahap konstruksi fisik.

Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks