AMBON — Pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi Unpatti dengan AI Ignition Indonesia, Kumpul, dan Grasberg Academy. Kegiatan ini menyasar mahasiswa dari berbagai fakultas agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
AI Bukan Sekadar Tren, Tapi Kebutuhan di Dunia Kerja
Pihak universitas menilai penguasaan AI kini menjadi syarat kompetensi yang tak bisa ditawar lagi di era digital. Mahasiswa dituntut tidak hanya paham teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan AI dalam bidang studi masing-masing.
“Kami ingin lulusan Unpatti memiliki daya saing tinggi, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional dan global,” ujar perwakilan Unpatti dalam sambutannya.
Pelatihan Langsung Praktik, Bukan Sekadar Teori
Dalam sesi pelatihan, peserta dikenalkan dengan berbagai platform dan alat berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Materi disusun agar mahasiswa bisa langsung mempraktikkan pembuatan konten digital, analisis data sederhana, hingga otomatisasi tugas perkantoran.
AI Ignition Indonesia dan Grasberg Academy bertindak sebagai fasilitator teknis. Keduanya dikenal aktif dalam program literasi digital di berbagai daerah di Indonesia timur.
Dampak Langsung: Mahasiswa Siap Hadapi Rekrutmen Digital
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal bagi Unpatti untuk mengintegrasikan AI ke dalam kurikulum perkuliahan. Sejumlah mahasiswa yang mengikuti pelatihan mengaku mendapatkan wawasan baru yang selama ini tidak mereka peroleh di kelas reguler.
“Kami jadi paham bagaimana AI bisa membantu menyelesaikan tugas kuliah dan mempersiapkan diri melamar pekerjaan yang sekarang banyak mensyaratkan kemampuan digital,” kata salah satu peserta.
Langkah Konkret Unpatti di Era Digital
Pelatihan ini menjadi salah satu bukti keseriusan Unpatti dalam menjawab tantangan revolusi industri 4.0. Ke depan, universitas berencana menggandeng lebih banyak mitra industri agar mahasiswa tidak tertinggal oleh perubahan teknologi yang berlangsung cepat.
Kegiatan serupa direncanakan berlangsung secara berkala dengan materi yang lebih beragam, termasuk pengenalan machine learning dan etika penggunaan AI di ranah publik.