Pencarian

PT API Cabang Bandara Pattimura dan YBKN Maluku Gelar Pelatihan P3K dan Deteksi Dini Kanker bagi Karyawan

Jumat, 24 Juli 2026 • 18:21:31 WIB
PT API Cabang Bandara Pattimura dan YBKN Maluku Gelar Pelatihan P3K dan Deteksi Dini Kanker bagi Karyawan
Karyawan PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Pattimura mengikuti pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) yang digelar bersama YBKN Maluku di Ambon.

AMBON — Manajemen PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Pattimura bersama Yayasan Binaan Kanker Nusantara (YBKN) Cabang Maluku menggelar kegiatan sinergi peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di ruang rapat gedung administrasi lantai 2, Rabu pagi. Acara yang berlangsung selama 90 menit itu menghadirkan dua sesi utama: pelatihan P3K dan penyuluhan deteksi dini kanker.

Teknik ASNT dan LDR Jadi Bahan Pelatihan P3K

Sesi pertama dipandu oleh perwakilan internal perusahaan yang memberikan materi seputar penanganan kegawatdaruratan di lingkungan kerja. Para peserta diedukasi soal prinsip dasar keselamatan, yakni memastikan lokasi kejadian aman sebelum memberikan pertolongan.

Dua metode evaluasi diperkenalkan dalam pelatihan ini: teknik ASNT (Awas, Suara, Nyeri, Tidak Merespon) untuk menilai tingkat kesadaran korban, dan observasi fisik LDR (Lihat, Dengar, Rasakan) sebagai standar tindakan awal sebelum tenaga medis profesional tiba.

“Kepanikan sering kali menjadi musuh utama saat terjadi kecelakaan. Dengan membekali karyawan menggunakan metode evaluasi sederhana seperti ASNT dan LDR, kita berharap mereka dapat memberikan pertolongan pertama yang tepat dan terukur sebelum tenaga medis tiba,” ujar perwakilan manajemen PT API Cabang Bandara Pattimura.

Kanker Nasofaring: Penyakit yang Sulit Terdeteksi di Awal

Memasuki sesi kedua, perwakilan YBKN Cabang Maluku, Ibu Nisa, memberikan penyuluhan tentang pencegahan tumor dan kanker. Ia memaparkan berbagai jenis kanker ganas yang kerap sulit dideteksi sejak stadium awal, seperti kanker nasofaring, hingga karakteristik tumor jinak seperti lipoma dan fibroadenoma mammae (FAM).

Ibu Nisa juga memberikan peringatan serius bahwa pasien yang telah menjalani operasi pengangkatan kanker tetap berisiko mengalami kekambuhan dalam rentang satu hingga tiga tahun jika tidak diimbangi perawatan pencegahan yang konsisten. “Banyak jenis kanker, seperti kanker nasofaring, tidak menunjukkan gejala spesifik pada stadium awal sehingga sering kali terlambat disadari. Kami dari YBKN terus menekankan bahwa deteksi dini dan perawatan pencegahan secara konsisten adalah kunci, bahkan bagi mereka yang sudah pernah menjalani operasi pengangkatan tumor,” tegasnya.

Kolaborasi K3 dan Kesehatan Masyarakat

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kesehatan dan keselamatan kerja, sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar bandara mengenai pentingnya mencegah dan mengenali gejala awal kanker. PT API Cabang Bandara Pattimura dan YBKN Maluku berkomitmen melanjutkan program serupa secara berkala untuk memperkuat budaya K3 dan deteksi dini penyakit di lingkungan kerja. (**)

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: wartamaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks