Pencarian

Peringkat Jakarta Naik ke 71 Kota Global Versi Kearney, Bappeda Siapkan Tiga Jurus Andalan

Rabu, 05 Agustus 2026 • 11:06:31 WIB
Peringkat Jakarta Naik ke 71 Kota Global Versi Kearney, Bappeda Siapkan Tiga Jurus Andalan
Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania menyampaikan strategi transformasi Jakarta menuju kota global dalam wawancara tertulis di Maluku.

MALUKU — Kenaikan peringkat dari posisi 74 pada 2024 menjadi 71 pada 2025 ini menjadi modal penting bagi Jakarta. Angka tersebut mengukur lima dimensi utama: aktivitas bisnis, sumber daya manusia, pertukaran informasi, pengalaman budaya, dan keterlibatan politik.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, mengatakan transformasi ini bukan sekadar mengejar peringkat, melainkan membangun identitas baru. "Identitas yang ingin kami bangun bukan sekadar sebagai ibu kota administratif, melainkan sebagai global business city yang livable, inovatif, sustainable, dan globally connected," ujarnya dalam wawancara tertulis kepada Katadata.

Kontribusi 17% ke PDB Nasional dan Tiga Fokus Utama

Jakarta memiliki modal kuat untuk bersaing. Sebagai penyumbang sekitar 17% produk domestik bruto (PDB) nasional, kota ini telah menjadi pusat jasa keuangan, perdagangan, pemerintahan, hingga ekonomi digital. Kajian Jakarta RISE #20 menyebutkan ada tiga isu utama yang menjadi fokus pembangunan.

Pertama, memperkuat ekonomi berbasis inovasi dan jasa bernilai tambah tinggi lewat ekosistem talenta, riset, dan startup. Kedua, menghadirkan kota layak huni melalui penguatan transportasi publik, ruang terbuka hijau, dan pelayanan publik modern. Ketiga, memperkuat posisi Jakarta sebagai hub internasional dengan meningkatkan konektivitas global dan iklim investasi.

APBD Terbatas, Pemprov Dorong KPBU dan Obligasi Daerah

Ambisi besar ini dihadapkan pada keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Atika menegaskan APBD tidak bisa menjadi satu-satunya sumber pendanaan untuk membangun infrastruktur berstandar global. Oleh karena itu, Pemprov DKI mendorong skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) dan menyiapkan penerbitan obligasi daerah.

"Tantangan fundamental saat ini adalah bagaimana menemukan titik keseimbangan strategis, yaitu memastikan pemenuhan layanan dasar masyarakat tetap terpenuhi secara optimal, sekaligus terus menjaga momentum visi transformasi Jakarta menuju 20 besar Kota Global pada tahun 2045," kata Atika.

Kolaborasi Jabodetabekpunjur Jadi Prasyarat

Kompleksitas persoalan perkotaan tidak bisa diselesaikan Jakarta sendirian. Isu kemacetan, polusi udara, banjir, hingga ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah pusat, daerah penyangga, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Kawasan aglomerasi Jabodetabekpunjur menjadi ekosistem yang saling terhubung.

Untuk memastikan proses berjalan transparan, Pemprov DKI mengembangkan Jakarta Global City Dashboard. Platform ini berfungsi memantau perkembangan berbagai indikator kota global sekaligus menjadi sarana evaluasi berbasis data bagi pemerintah maupun masyarakat.

Governance dan SDM Jadi Fondasi Awal

Dalam jangka pendek 1-2 tahun ke depan, penguatan aspek governance, institutions & financing dinilai menjadi fondasi utama. Penguatan tata kelola dan pembiayaan pembangunan menjadi prasyarat agar transformasi ekonomi, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ketahanan iklim berjalan efektif dan berkelanjutan.

Di sisi lain, investasi pada kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian serius. Jakarta tidak hanya ingin menarik talenta terbaik dari dalam negeri, tetapi juga dari seluruh dunia. Kombinasi antara tata kelola yang solid, pembiayaan kreatif, dan SDM berkualitas diyakini menjadi kunci agar Jakarta mampu bersaing dengan kota-kota besar lain di Asia Tenggara seperti Singapura dan Bangkok.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks