Pencarian

Microsoft Hapus Rekomendasi RAM 32GB dari Situs Resmi, Gamer Kena Dampak Kenaikan Harga Memori

Kamis, 06 Agustus 2026 • 05:42:01 WIB
Microsoft Hapus Rekomendasi RAM 32GB dari Situs Resmi, Gamer Kena Dampak Kenaikan Harga Memori
Microsoft resmi menarik artikel rekomendasi RAM 32GB untuk gamer dari situs resminya.

MALUKU — Kebijakan ini terkuak setelah pengguna mencoba mengakses halaman berjudul "How to optimize your gaming PC setup" yang dipublikasikan November 2025. Alih-alih menampilkan konten, pengunjung kini langsung diarahkan ke beranda Learning Center.

Padahal, dalam artikel tersebut Microsoft menyebut RAM 32GB sebagai kapasitas ideal bagi gamer yang ingin memainkan game AAA dengan kualitas terbaik atau sering menggunakan mod. Rekomendasi itu juga menyatakan 16GB sebagai titik awal yang praktis untuk pengalaman Windows 11 yang mulus.

Kenapa Rekomendasi Ini Ditarik?

Penarikan artikel ini bertepatan dengan meroketnya harga modul memori DDR4 dan DDR5 di pasar global. Kondisi ini memaksa produsen laptop menyesuaikan strategi produk mereka.

Microsoft turut ambil bagian dalam tren ini. Vendor asal Redmond itu menghentikan lini Surface Go dan Surface Laptop Go yang selama ini dikenal sebagai produk budget. Sebagai gantinya, mereka memperkenalkan varian dasar Surface Pro 12, Surface Laptop 13, dan Surface Laptop for Business yang kini dibekali RAM 8GB.

Dampak ke Pengguna Windows 11

Padahal, kebutuhan memori sistem operasi terus meningkat. Meski spesifikasi minimum Windows 11 hanya 4GB, banyak aplikasi berbasis web yang berjalan di atasnya justru memakan banyak RAM.

Aplikasi yang dibangun dengan teknologi React dan WebView2 memang memudahkan developer dalam hal pengembangan lintas platform. Namun, efisiensi sumber daya aplikasi jenis ini kalah dibanding aplikasi native yang dirancang khusus untuk Windows.

Dulu, masalah ini tidak terlalu terasa karena harga memori murah dan mudah ditingkatkan. Kini, dengan harga modul yang mahal dan stok yang sulit dicari, para pengembang dipaksa memutar otak untuk mengoptimalkan perangkat lunak mereka.

Optimasi Sistem Jadi Prioritas

Microsoft berjanji akan mengoptimalkan sistem operasi dan mengurangi jejak memorinya tahun ini. Ini bukan hal baru bagi para engineer Windows—pada era 1980-an dan 1990-an, setiap programmer Microsoft terbiasa bekerja dengan stopwatch untuk memastikan kode mereka tetap cepat di hardware yang terbatas.

Salah satu contoh historisnya adalah Task Manager generasi pertama yang hanya berukuran 80KB. Aplikasi itu dirancang oleh orang yang sama dengan pengembang dukungan ZIP di Windows, dan dibuat sekecil mungkin agar berjalan mulus di perangkat kelas bawah.

Tekanan Kompetisi dari macOS dan Linux

Langkah optimasi ini juga menjadi jawaban atas tekanan kompetitor. macOS dan Linux dikenal lebih ringan dalam konsumsi memori, meski Windows masih memimpin dari sisi pangsa pasar.

Bagi pengguna Indonesia yang baru membeli laptop dengan RAM 8GB, kondisi ini berarti perlu lebih selektif dalam menjalankan aplikasi. Menutup tab browser yang tidak terpakai dan membatasi aplikasi yang berjalan di latar belakang menjadi kebiasaan yang perlu dibangun.

Keputusan Microsoft menarik rekomendasi RAM 32GB ini menjadi sinyal bahwa industri sedang bersiap menghadapi era keterbatasan memori. Pertanyaannya, akankah para developer aplikasi pihak ketiga ikut berbenah?

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tomshardware.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks