Pencarian

Bupati Maluku Tengah Kukuhkan 41 Anggota Paskibraka 2026, Tekankan Merah Putih Simbol Persatuan Bangsa

Minggu, 16 Agustus 2026 • 12:21:31 WIB
Bupati Maluku Tengah Kukuhkan 41 Anggota Paskibraka 2026, Tekankan Merah Putih Simbol Persatuan Bangsa
Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir mengukuhkan 41 anggota Paskibraka 2026 di Baileo Soekarno, Masohi, Sabtu (15/8/2026) malam.

MASOHIBupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, secara resmi mengukuhkan 41 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Prosesi pengukuhan digelar di Baileo Soekarno, Kota Masohi, pada Sabtu (15/8/2026) malam.

Mereka yang dikukuhkan telah melalui rangkaian panjang, mulai dari seleksi, pembinaan, hingga latihan fisik dan kedisiplinan. Seluruh proses itu ditempuh sebelum mereka dipercaya mengemban tugas di momen puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Amanah Besar di Pundak Anggota Paskibraka

Bupati Zulkarnain menyebut momen pengukuhan ini bukan sekadar seremoni seremonial belaka. Ia menegaskan bahwa pengukuhan merupakan bentuk kepercayaan negara kepada para pemuda yang telah melalui proses panjang dan melelahkan.

“Hari ini merupakan momentum yang sangat penting dan bersejarah bagi kalian. Pengukuhan ini bukan sekedar sebuah seremoni, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan penghormatan atas proses panjang yang telah kalian lalui,” ujar Bupati Zulkarnain di hadapan para anggota Paskibraka.

Mengibarkan Simbol Persatuan, Bukan Sekadar Kain

Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah itu memberikan pesan mendalam kepada 41 anggota Paskibraka. Menurutnya, tugas mengibarkan bendera merah putih memiliki makna yang jauh lebih besar dari sekadar menjalankan protokol upacara.

“Olehnya itu, menjadi anggota Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah. Ketika kalian berdiri mengibarkan Sang Merah Putih, sesungguhnya kalian tidak hanya mengibarkan selembar kain. Kalian sedang mengibarkan simbol persatuan, perjuangan, pengorbanan, dan cita-cita bangsa Indonesia,” tegasnya.

Bupati Zulkarnain menambahkan bahwa merah putih adalah identitas sekaligus kehormatan bangsa. Ia berpesan agar seluruh anggota menjalankan tugas dengan rasa bangga, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

Bekal untuk Membentuk Generasi Muda Berintegritas

Pengalaman menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dinilai Bupati Zulkarnain sebagai bekal berharga. Pengalaman itu diharapkan mampu membentuk karakter dan menentukan arah masa depan para pemuda di daerah berjuluk Bumi Nusa Ina ini.

“Jadilah generasi muda yang berkarakter, berintegritas, disiplin, menghargai perbedaan, mencintai tanah air, dan memiliki semangat untuk terus belajar dan berprestasi,” pesannya.

Ia juga berharap 41 anggota Paskibraka tersebut mampu menjadi teladan bagi pemuda lainnya, khususnya di Kabupaten Maluku Tengah. Mereka diharapkan turut menjaga persaudaraan dan memperkuat persatuan bangsa.

Apresiasi untuk Para Pembina dan Pelatih

Di sela-sela sambutannya, Bupati Zulkarnain menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat dalam mempersiapkan para anggota Paskibraka. Ia berterima kasih kepada para pembina, pelatih, dan panitia yang telah mencurahkan waktu serta tenaga.

“Melalui kesempatan ini, Saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para pembina, pelatih, panitia, serta seluruh pihak yang telah memberikan waktu, tenaga, pikiran, dan perhatian dalam mempersiapkan Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2026,” kata Bupati Zulkarnain menambahkan.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terasmaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks