Pencarian

HUT ke-81 Maluku, Gubernur Hendrik Lewerissa: Persatuan dan Hilirisasi SDA Kunci Wujudkan Provinsi Kepulauan Maju

Rabu, 19 Agustus 2026 • 14:32:31 WIB
HUT ke-81 Maluku, Gubernur Hendrik Lewerissa: Persatuan dan Hilirisasi SDA Kunci Wujudkan Provinsi Kepulauan Maju
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Provinsi Maluku di Lapangan Merdeka, Ambon, Rabu (19/8/2026).

AMBON — Di tengah gempita perayaan hari jadi, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa justru mengajak warganya untuk berhenti sejenak dan bercermin. Ajakan itu disampaikannya saat memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Provinsi Maluku di Lapangan Merdeka, Ambon, Rabu (19/8/2026). "Hari ulang tahun harus menjadi momentum bagi kita untuk melihat ke belakang dengan rasa hormat, melihat hari ini dengan penuh tanggung jawab, dan menatap masa depan dengan keberanian," ujarnya.

Lewerissa menilai persatuan adalah modal utama Maluku yang hidup dalam keberagaman pulau, budaya, dan adat istiadat. Perbedaan, kata dia, harus dikelola menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan. "Semangat Pela Gandong, ikatan Siwalima, dan hidup orang basudara harus terus kita hidupkan, bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi sebagai modal sosial yang sangat penting dalam membangun masa depan Maluku," tegasnya.

Transformasi Ekonomi dan Hilirisasi Jadi Prioritas

Di hadapan para pejabat Forkopimda dan tamu undangan, Lewerissa memaparkan sejumlah agenda strategis yang harus dikawal bersama. Beberapa di antaranya adalah pengembangan Blok Masela, penyelesaian Bendungan Way Apu, pembangunan Maluku Integrated Port, serta perjuangan RUU Daerah Kepulauan.

"Kekayaan alam Maluku tidak boleh hanya menjadi angka dalam statistik. Kekayaan Maluku harus mampu diolah dan dikembangkan menjadi sumber kesejahteraan bagi rakyat Maluku," kata Lewerissa. Ia menekankan bahwa hilirisasi sumber daya alam dan pengembangan ekonomi kelautan, pertanian, serta pariwisata menjadi kunci untuk menciptakan lapangan kerja dan memperbesar nilai tambah.

Membangun Manusia, Bukan Hanya Infrastruktur

Lewerissa mengingatkan bahwa pembangunan fisik tidak akan bermakna tanpa diiringi pembangunan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan, kesehatan, dan penguatan karakter generasi muda disebutnya harus menjadi prioritas utama.

"Kita ingin anak-anak Maluku bukan hanya menjadi penonton pembangunan. Mereka harus menjadi pelaku, penggerak, dan pemenang masa depan," ujarnya. Ia menegaskan, generasi muda harus dipersiapkan sejak dini untuk mengambil peran menentukan dalam kemajuan daerah.

Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak Nyata

Dalam sambutannya, Gubernur juga menyoroti pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Ia meminta seluruh jajaran memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Setiap rupiah APBD harus memberikan manfaat nyata. Setiap program harus jelas hasilnya. Dan setiap kebijakan harus bermuara pada satu pertanyaan: Apakah rakyat menjadi lebih sejahtera?" tegas Lewerissa. Ia mengajak semua elemen, mulai dari DPRD, dunia usaha, tokoh agama, hingga insan pers, untuk bersatu membangun Maluku.

Menutup sambutannya, Lewerissa mengakui tantangan seperti kemiskinan, pengangguran, dan keterbatasan konektivitas masih membayangi. Namun, ia optimistis kekuatan persaudaraan orang Maluku mampu mengatasi semua rintangan itu. "Saya percaya kita tidak boleh takut terhadap besarnya tantangan. Sebab Maluku memiliki sesuatu yang jauh lebih besar daripada tantangan itu, yaitu kekuatan persaudaraan dan ketangguhan orang Maluku," pungkasnya.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mediacenter.malukuprov.go.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks