TUAL — Peta persaingan menuju Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tual mulai mengerucut. Dukungan politik pertama datang dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Tual yang secara resmi menyatakan sikap untuk kembali mempercayakan kursi ketua kepada Gasandi Renfaan.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Ketua Cabang PMII Kota Tual, Muhamad Arfat Bugis, pada Sabtu (22/8/2026). Dalam pernyataannya, Arfat menegaskan bahwa dukungan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan melalui pertimbangan matang atas rekam jejak kepemimpinan Gasandi.
Rekam Jejak dan Visi yang Dinilai Sejalan
"Kami melihat komitmen dan integritas yang kuat pada sosoknya. Beliau memiliki visi yang sejalan dengan semangat pembaharuan dan konsolidasi pemuda di Kota Tual," ujar Arfat kepada awak media.
Menurutnya, kebutuhan konsolidasi organisasi kepemudaan di Kota Tual saat ini membutuhkan figur yang tidak hanya populer, tetapi juga memiliki kapasitas untuk merangkul seluruh elemen. Penilaian ini mengerucut pada sosok Gasandi yang dinilai memiliki rekam jejak kepemimpinan yang solid.
Alasan Utama: Kemampuan Merangkul Tanpa Sekat
Arfat menjelaskan, alasan fundamental PMII memberikan dukungan penuh adalah kapabilitas Gasandi dalam membangun komunikasi lintas organisasi. Kemampuan ini dinilai krusial untuk menjaga iklim demokrasi kepemudaan yang sehat di Kota Tual.
"Beliau ini mampu menyatukan pemuda dari berbagai latar belakang tanpa sekat dan menjadi pengayom bagi pemuda di Kota Tual. Jadi kami bersepakat untuk memberikan dukungan penuh," katanya.
Dukungan PMII ini menjadi sinyal kuat peta politik menjelang Musda. Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang memiliki basis kader di wilayah Kota Tual, sikap PMII diprediksi akan memengaruhi arah dukungan organisasi lainnya.
KNPI Kota Tual Butuh Figur Pengayom
KNPI sebagai wadah berhimpunnya puluhan OKP di Kota Tual dinilai membutuhkan nahkoda yang mampu menjadi rumah bersama bagi seluruh elemen. Tekanan untuk menjaga netralitas dan kebersamaan kerap menjadi tantangan tersendiri dalam setiap pergantian kepemimpinan.
Dengan dukungan yang dideklarasikan sejak dini ini, Gasandi Renfaan diharapkan dapat menjalankan konsolidasi dengan lebih matang. Publik pun menanti langkah selanjutnya dari kandidat lain serta bagaimana dinamika Musda nanti akan berjalan.