AMBON — Ratusan peserta dari 80 regu mengikuti Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) Amboina 2026 yang start dari depan Monumen Gong Perdamaian Dunia, Sabtu (5/9/2026). Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena secara resmi melepas para peserta dalam ajang tahunan yang digelar Pengurus Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Daerah Kota Ambon bersama Pemerintah Kota Ambon tersebut.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-91 Gereja Protestan Maluku (GPM) dan HUT ke-451 Kota Ambon tahun 2026.
Kategori Etnik Budaya Maluku Meriahkan Ajang
Dari total 80 regu yang bertanding, kategori anak-anak menjadi yang paling banyak diminati dengan 30 regu. Menyusul kategori dewasa putra dengan 22 regu, remaja 14 regu, dewasa campuran 12 regu, dewasa putri enam regu, serta empat regu dari kategori etnik budaya Maluku.
Kehadiran kategori etnik budaya Maluku menambah semarak lomba dengan menampilkan kekayaan tradisi lokal di tengah kompetisi baris-berbaris.
Rute Sepanjang Jalan Protokol Kota Ambon
Para peserta menempuh rute yang melintasi sejumlah ruas jalan protokol di pusat Kota Ambon. Setelah dilepas dari Monumen Gong Perdamaian Dunia, peserta bergerak melewati Jalan Slamet Riyadi, Jalan Pattimura, Ahmad Yani, Diponegoro, AM Sangadji, dan Jalan AY Patty.
Garis finis berada di depan Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon. Ribuan warga terlihat memadati sisi jalan untuk menyaksikan kemeriahan lomba tahunan tersebut.
Wali Kota Ingatkan Sportivitas dan Kebersihan
Dalam sambutannya, Wali Kota Bodewin M. Wattimena mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama berlomba. Ia meminta setiap regu menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjunjung nilai-nilai persaudaraan.
Wali Kota juga meminta panitia dan dewan juri menjalankan tugas secara objektif dan profesional. Penilaian yang adil disebutnya penting agar lomba berlangsung kredibel dan menghasilkan pemenang yang pantas.
Imbauan serupa disampaikan kepada masyarakat yang hadir menyaksikan lomba. Wattimena meminta warga turut menjaga kebersihan Kota Ambon dengan tidak membuang sampah sembarangan di sepanjang lokasi perlombaan.
LGJI Amboina sendiri telah menjadi agenda tahunan yang dinanti warga Kota Ambon. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi ruang partisipasi pemuda dan masyarakat dalam menyemarakkan hari jadi kota dan gereja.