AMBON — Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meninjau langsung kondisi 29 rumah warga Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, yang masih dipasangi garis polisi. Rumah-rumah itu dibakar sejumlah pelaku beberapa hari sebelumnya.
Dari peninjauan tersebut, Lewerissa memastikan penanganan puluhan rumah terdampak akan dipercepat. Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten SBB telah sepakat berkolaborasi mempercepat proses penanganan.
28 Rumah Warga dan Satu Rumah Pastori Jadi Sasaran
Berdasarkan data, terdapat 28 rumah warga dan satu rumah pastori yang harus ditangani akibat peristiwa tersebut. Totalnya mencapai 29 bangunan.
Lewerissa mengaku prihatin melihat warga harus kehilangan tempat tinggal. Ia menegaskan, tidak ada pemerintah yang menghendaki terjadinya kondisi yang merugikan masyarakat, terlebih di tengah upaya menjaga kerukunan di Maluku.
"Kami hadir saat ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah," ujar Gubernur Hendrik.
Warga Masih Mengungsi di Tenda, Bantuan Makanan hingga Pendidikan Disiapkan
Warga yang kini mengungsi di tenda-tenda pengungsian Desa Taniwel dipastikan kebutuhan mereka terpenuhi. Bantuan tersebut mencakup makanan, minuman, obat-obatan hingga akses pendidikan bagi anak-anak korban.
Gubernur juga meminta Bupati SBB Asri Arman berkoordinasi dengan aparat Kepolisian dan TNI agar pembangunan dapat segera dilakukan.
"Saya tidak ingin saudara-saudara kita ini tinggal lama di tenda pengungsian, lebih cepat lebih bagus," ujarnya.
Pemulihan Trauma Anak-anak Ikut Jadi Perhatian
Gubernur menilai pemulihan pascaperistiwa tidak cukup hanya dengan membangun kembali rumah yang rusak atau terbakar. Trauma warga, terutama anak-anak, juga harus mendapat perhatian agar mereka dapat kembali merasa aman dan menjalani kehidupan secara normal.
Diharapkan masyarakat Lisabata dan Patahuwe dapat kembali hidup berdampingan dalam semangat pela gandong. Ia mengajak seluruh pihak menjaga kedamaian dan kerukunan agar kehidupan masyarakat di kedua wilayah tersebut dapat kembali berlangsung aman dan tenteram.