MALUKU — General Motors memperkenalkan mesin V8 6.6 liter generasi keenam berkode L78 untuk Chevrolet Silverado 1500 dan GMC Sierra 1500 model 2027. Mesin ini menghasilkan 481 tenaga kuda dan torsi 501 pound-feet, naik 61 hp dan 41 lb-ft dibanding unit 6.2 liter yang digantikannya. Sistem pelumasan yang dirancang ulang total menjadi kunci utama untuk menjawab masalah keandalan mesin V8 GM sebelumnya.
Tenaga 481 HP, Terkuat di Kelas Truk Naturally Aspirated
Output mesin L78 tercatat 481 tenaga kuda dan torsi 501 pound-feet. Angka ini melampaui mesin V8 5.0 liter milik Ford F-150, menjadikannya truk naturally aspirated paling bertenaga di segmennya saat ini.
Meski begitu, mesin dengan turbo seperti inline-six High Output Hurricane milik Ram 1500 masih menawarkan tenaga lebih besar. Begitu pula F-150 Powerboost hybrid yang punya torsi lebih tinggi. GM tampaknya memilih jalur berbeda dengan mengandalkan kapasitas mesin besar tanpa paksaan induksi.
Piston Stroke dan Throttle Body Diperbesar
Penambahan tenaga berasal dari beberapa perubahan teknis. Langkah piston diperpanjang menjadi 98 mm, hanya 2 mm lebih pendek dari mesin 6.7 liter di Corvette. Throttle body diperbesar dari 87 mm menjadi 95 mm, menggunakan komponen yang sama dengan Corvette.
Intake manifold dan tube runner dirancang ulang untuk memaksimalkan aliran udara tambahan. Berbeda dengan Corvette yang memakai header tri-Y dan sistem knalpot agresif, truk ini tetap mempertahankan header log-style seperti sebelumnya. Insinyur sistem desain small block Randy Dufresne menyebut GM sempat mempertimbangkan sistem knalpot baru, tetapi keterbatasan ruang di truk membuat rencana itu batal.
Rasio Kompresi Naik ke 12,5:1
Rasio kompresi meningkat dari 11,5:1 pada mesin 6.2 liter menjadi 12,5:1. Angka ini belum menyamai Corvette yang berada di 13,0:1. Dufresne menjelaskan bahwa menaikkan kompresi hingga setara Corvette akan menimbulkan tantangan untuk aplikasi truk yang tidak ingin diambil GM.
Sistem bahan bakar juga baru. GM kini memakai kombinasi injeksi langsung dan port injection, meninggalkan pendekatan injeksi langsung murni. Perubahan ini diklaim membawa keuntungan pada tenaga, efisiensi, dan emisi. Angka ekonomi bahan bakar EPA belum tersedia, tetapi Dufresne menjanjikan mesin ini lebih efisien dari 6.2 liter. Juru bicara GM memberi catatan bahwa angka final konsumsi bahan bakar truk secara keseluruhan belum ditetapkan.
Sistem Pelumasan Dirancang Ulang Total
Bagian paling krusial dari mesin L78 adalah sistem pelumasan yang benar-benar baru. GM sebelumnya menghadapi masalah serius berupa kegagalan mesin pada V8 6.2 liter. Perusahaan menyatakan sedang bekerja sama dengan NHTSA dalam investigasi dan telah memberikan garansi 10 tahun atau 150.000 mil untuk truk terdampak.
Normal Peralta, executive chief engineer GM untuk mesin dan baterai, menegaskan bahwa arsitektur L78 adalah fondasi yang sepenuhnya baru. Ia menyebut sistem pelumasan, sistem bahan bakar, dan kepala silinder semuanya baru, dengan kontrol kualitas manufaktur yang ketat.
“Arsitektur baru ini adalah arsitektur mesin yang sepenuhnya baru,” kata Peralta dalam konferensi pers media. “Ini sistem pelumasan baru, sistem bahan bakar baru, kepala silinder baru. Anda akan melihat keunggulan manufaktur dan kontrol kualitas yang diterapkan.”
Dufresne menambahkan bahwa sistem pelumasan L78 justru lebih canggih dari LS6 di Corvette. Mesin Corvette memakai sistem dry-sump dengan tangki oli di depan mesin, yang membatasi ruang rekayasa. Truk memakai wet sump konvensional, tetapi desainnya clean sheet dari sisi pelumasan.
Perubahan mencakup galeri baru di oil pan, cooler yang terintegrasi langsung ke dalam pan, serta sejumlah penyempurnaan lain yang belum diungkap detailnya.
Kapan Mesin Ini Mulai Dijual?
Mesin V8 6.6 liter L78 akan tersedia pada Chevrolet Silverado 1500 dan GMC Sierra 1500 model tahun 2027. GM belum mengumumkan harga maupun tanggal pasti mulai produksi untuk pasar Indonesia, mengingat kedua model ini tidak dipasarkan resmi di Tanah Air.