Pencarian

Wali Kota Ambon Minta LPPD Perkuat Pembinaan Talenta Musik Generasi Muda demi Jaga Predikat Kota Musik UNESCO

Kamis, 24 September 2026 • 13:07:01 WIB
Wali Kota Ambon Minta LPPD Perkuat Pembinaan Talenta Musik Generasi Muda demi Jaga Predikat Kota Musik UNESCO
Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena membuka Rapat Kerja XII LPPD Kota Ambon Tahun 2026 di Amaris Hotel Ambon, Rabu.

Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena meminta Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Ambon memperkuat pembinaan talenta musik generasi muda. Permintaan itu disampaikan saat membuka Rapat Kerja XII LPPD Kota Ambon Tahun 2026 di Amaris Hotel Ambon, Rabu. Pembinaan berkelanjutan dinilai penting agar predikat Ambon sebagai Kota Musik UNESCO tetap terjaga.

AMBON — Rapat Kerja XII LPPD Kota Ambon Tahun 2026 menjadi ajang konsolidasi kepengurusan sekaligus penajaman program pembinaan musik. Bodewin menilai status Ambon sebagai Kota Musik yang diakui UNESCO melalui UNESCO Creative Cities Network (UCCN) pada Oktober 2019 bukan sekadar prestise, melainkan tanggung jawab yang harus dibuktikan lewat regenerasi musisi.

"Ambon sudah terlanjur diakui sebagai Kota Musik, ini menjadi beban besar karena harus mempertahankan dan tunjukkan pada setiap orang yang datang di sini. Harus melakukan pembinaan pada generasi muda, anak-anak, agar ke depan bisa melahirkan musisi-musisi hebat," kata Bodewin di Ambon, Provinsi Maluku, Rabu.

Mengapa Pembinaan Talenta Musik Harus Berkelanjutan

Pembinaan yang hanya berhenti pada satu angkatan dinilai tidak cukup menjaga konsistensi prestasi. Bodewin menekankan pembinaan perlu dilakukan terus-menerus agar lahir generasi muda yang mampu mempertahankan prestasi sekaligus identitas Ambon sebagai Kota Musik.

Pemerintah Kota Ambon menyatakan akan terus mendukung kegiatan yang menjadi wadah kompetisi dan pengembangan bakat di bidang musik. Dukungan itu mencakup ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Pesparawi, dan Pesparani.

Bukan Sekadar Musik: Spiritualitas dan Karakter Jadi Sasaran

Bodewin berharap pembinaan tidak berhenti pada pencapaian teknis bermusik. Menurut dia, pembinaan tersebut juga diarahkan untuk mendukung pembentukan spiritualitas, mental, dan karakter generasi muda.

Harapan itu sejalan dengan posisi Pesparawi sebagai ajang yang menautkan kompetensi seni dengan pembinaan nilai keagamaan. LPPD Kota Ambon berada di garis depan penyiapan kontingen untuk ajang tersebut.

Target Raker: Kualitas Kontingen Pesparawi Meningkat

Selain pembinaan talenta, Bodewin berharap Raker XII LPPD menghasilkan program kerja yang mampu meningkatkan kualitas kontingen Kota Ambon pada ajang Pesparawi. Raker ini juga menjadi titik transisi kepengurusan lembaga tersebut.

"Hari ini merupakan rapat kerja untuk kepengurusan yang saat ini dan akan dilanjutkan dengan kepemimpinan berikutnya 2025-2030, diharapkan mampu memperbaiki yang kurang dan yang masih perlu dibenahi, serta mempertahankan prestasi yang sudah ada, bahkan lebih ditingkatkan lagi oleh kepengurusan yang baru," ujarnya.

Predikat UNESCO 2019 dan Beban Membuktikannya

Ambon menyandang status Kota Musik dari UNESCO sejak Oktober 2019. Bodewin menegaskan predikat itu perlu dijaga melalui pembinaan dan pengembangan talenta secara konsisten, bukan hanya dipertahankan sebagai gelar administratif.

Kepengurusan LPPD Kota Ambon periode 2025-2030 yang akan dilanjutkan pasca-rapat kerja memikul tugas menerjemahkan arahan tersebut menjadi program yang terukur. Evaluasi atas program yang kurang berjalan dan penguatan yang sudah berjalan menjadi bagian dari mandat rapat kerja.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks