Pencarian

Kepala Dinas Pertanian Maluku Bantah Hilirisasi Sagu Rusak Ekosistem, Sebut Justru Jaga 35.421 Hektare Hutan SBT

Sabtu, 07 November 2026 • 06:16:32 WIB
Kepala Dinas Pertanian Maluku Bantah Hilirisasi Sagu Rusak Ekosistem, Sebut Justru Jaga 35.421 Hektare Hutan SBT
Kepala Dinas Pertanian Maluku Ilham Tauda membantah kabar hilirisasi sagu merusak ekosistem hutan sagu dalam keterangan kepada wartawan di Ambon, Jumat (6/11/2026).

AMBON — Bantahan itu disampaikan Ilham Tauda saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya di Ambon, Jumat (6/11/2026). Ia menegaskan kabar yang menyebut hilirisasi sagu merusak ekosistem hutan sagu tidak benar.

Menurut Tauda, program hilirisasi yang diatur Dinas Pertanian Maluku mengedepankan tata kelola konservasi hutan sagu secara benar dan terintegrasi. Petani sagu di daerah itu dilibatkan sebagai bagian dari pengelolaan.

Maluku Produsen Sagu Terbesar Ketiga Nasional

Provinsi Maluku menempati posisi ketiga daerah penghasil sagu terbanyak di Indonesia, setelah Riau dan Papua Tengah. Data Pemprov Maluku mencatat potensi lahan sagu seluas 36.463 hektare dengan total produksi mencapai 14.123 ton.

Dari luasan itu, Kabupaten Seram Bagian Timur menyumbang 35.421 hektare atau sekitar 97 persen dari total potensi lahan sagu di Maluku. Konsentrasi lahan inilah yang membuat SBT menjadi pusat pengembangan hilirisasi.

"Ini merupakan khabar baik bagi kita di Maluku," ucap Tauda.

Permintaan Tepung Sagu Dunia Naik dari 3 Persen ke 12 Persen

Tauda menyebut permintaan tepung sagu dari negara-negara besar dan maju sangat tinggi. Angkanya meningkat dari sebelumnya 3 sampai 4 persen menjadi 12 persen.

Lonjakan permintaan itu dinilai menguntungkan masyarakat Maluku. Hilirisasi disebut akan menjaga keberlanjutan ekosistem hutan sagu, meningkatkan kesejahteraan petani, membuka lapangan kerja, dan menambah nilai ekonomi bagi warga.

"Jadi, dengan adanya program hilirisasi sagu ini manfaatnya adalah akan menjaga keberlanjutan ekosistem hutan sagu, meningkatkan kesejahteran para petani sagu di Maluku, dan membuka lapangan kerja serta meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat," jelasnya.

Gubernur Lewerissa Dorong SBT Masuk Proyek Strategis Nasional 2027

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mendorong pengembangan dan hilirisasi sagu di Kabupaten Seram Bagian Timur agar ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) tahun 2027. Dorongan itu disampaikan saat menghadiri Sago Business Forum yang diinisiasi Kementerian Perindustrian di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Pemprov Maluku telah mengusulkan program hilirisasi sagu SBT kepada Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PPN/Bappenas. Usulan itu diharapkan masuk dalam perencanaan pembangunan nasional dan ditetapkan sebagai PSN 2027.

Langkah tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto pada agenda kemandirian bangsa melalui swasembada pangan dan hilirisasi. Di tingkat daerah, kebijakan ini selaras dengan Sapta Cita ke-6 Pemprov Maluku soal pertumbuhan ekonomi inklusif lewat hilirisasi komoditas unggulan dan perluasan akses pasar.

Langkah Pendukung: Diversifikasi Pangan hingga Kemitraan Usaha

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemprov Maluku menyiapkan sejumlah langkah strategis. Mulai dari penataan dan pengembangan tanaman sagu sebagai pangan unggulan berbasis kearifan lokal, diversifikasi pangan pengganti beras, hingga konservasi kawasan hutan sagu secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah juga mendorong restrukturisasi pengelolaan kebun sagu melalui pelibatan masyarakat. Kemitraan dengan pelaku usaha disiapkan untuk memperkuat pengembangan agroindustri sagu.

Melalui hilirisasi, Pemprov Maluku berharap sagu tidak hanya menjadi identitas pangan tradisional masyarakat. Komoditas itu ditargetkan berkembang menjadi produk industri bernilai ekonomi tinggi.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tribun-maluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks