MALUKU TENGGARA BARAT — BMKG mencatat titik koordinat gempa berada di 6,34 Lintang Selatan – 130,52 Bujur Timur. Pusat gempa di laut 60 km barat laut Larat, Kepulauan Tanimbar, dengan kedalaman 160 km.
Getaran Terasa di Empat Wilayah Skala MMI II-III
Gempa dirasakan pada Skala MMI II-III Banda Naira, II-III Tanimbar, II-III Kaimana, dan II-III Sorong. Skala tersebut menggambarkan getaran yang dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, dan jendela bergetar.
Mengapa Gempa Kedalaman 160 Km Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG menyatakan gempa berkekuatan M 6,4 tersebut tidak berpotensi tsunami. Pusat gempa yang berada di kedalaman 160 km membuat energi getaran yang sampai ke permukaan laut tidak cukup memicu gelombang besar.
Warga Diminta Waspada Gempa Susulan
BMKG menyarankan warga untuk hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi. Hingga informasi ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa.
Wilayah Maluku dan sekitarnya memang berada di zona pertemuan lempeng tektonik yang aktif. Gempa laut dengan kedalaman menengah seperti ini umumnya tidak menimbulkan kerusakan signifikan di permukaan, tetapi tetap perlu diwaspadai terutama bagi warga yang tinggal dekat pesisir.