AMBON — Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Doddy Triwinarto menyampaikan langsung angka kuota tersebut dalam kegiatan yang digelar lewat video conference. Sosialisasi menyasar Kabupaten Maluku Tenggara dan wilayah sekitarnya, dengan tujuan memperluas penjaringan calon prajurit dari daerah itu.
Menurut Pangdam, kesempatan mendaftar terbuka bagi semua kalangan. Pemuda dari wilayah terpencil, pulau terluar, keluarga kurang mampu, anak yatim piatu, hingga pekerja sektor informal seperti tukang ojek dipersilakan mengikuti seleksi selama memenuhi syarat.
Rekrutmen Gratis, Calo Diancam Sanksi Hukum
Doddy menegaskan tidak ada biaya yang ditarik sejak pendaftaran sampai seleksi selesai. Ia meminta masyarakat menjauhi perantara yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
"Tahun ini tercatat sebanyak 25.300 calon prajurit siap dididik, yang terdiri atas 6.200 kuota Bintara dan 19.100 kuota Tamtama. Diharapkan para pemuda yang telah memenuhi syarat tidak ragu untuk segera mendaftarkan diri," kata Pangdam.
Praktik percaloan diminta segera dilaporkan agar ditindak sesuai ketentuan hukum. Anggota TNI yang terbukti terlibat bisa dikenai sanksi hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).
Babinsa Dikerahkan Dampingi Calon Peserta
Aspek kesehatan menjadi perhatian khusus dalam rekrutmen kali ini. Calon peserta diminta menyiapkan kondisi fisik sejak awal, sebelum masuk tahapan seleksi.
Seluruh Babinsa diinstruksikan aktif mendampingi dan membina calon prajurit, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan seleksi berakhir. Pendampingan itu diharapkan mempermudah pemuda di wilayah sulit akses untuk memahami alur pendaftaran.
Kapendam XV/Pattimura Kolonel Inf Adi Swastika memastikan angka 25.300 tersebut merupakan kuota khusus untuk Maluku, bukan bagian dari jatah provinsi lain.
Pemkab Maluku Tenggara Jadi Daerah Pertama yang Bergerak
Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XV/Pattimura atas kesempatan yang dibuka bagi generasi muda di daerahnya. Pangdam menyambut baik dukungan itu dan menilai Pemkab Maluku Tenggara sebagai daerah pertama yang mengambil langkah nyata mendukung sosialisasi rekrutmen.
Kegiatan vicon turut diikuti Dandim 1503/Tual Letkol Inf Andi Agussalim, unsur DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Stepanus Layanan, para kepala desa atau ohoi, Kepala Puskesmas Kota Tual, alumni mahasiswa, serta seluruh Babinsa se-Kabupaten Maluku Tenggara.
Lewat sosialisasi dan pendampingan itu, Kodam XV/Pattimura berharap makin banyak pemuda Maluku memanfaatkan jalur seleksi yang transparan, objektif, dan bebas biaya. Target akhirnya adalah lahirnya prajurit profesional yang mampu menjadi solusi di tengah masyarakat.