MALUKU — Bhabinkamtibmas Polsek Lebong Atas, Aipda Aviev Harvensi, turun langsung ke lahan pertanian di Desa Gunung Alam pada Senin (15/6/2026) untuk mendampingi panen jagung seluas satu hektare. Lahan tersebut dikelola oleh Ketua BUMDes Maju Sesamo, Kasnawati. Bibit jagung varietas Sumo Sakti sebanyak sepuluh kilogram digunakan dalam penanaman yang berlangsung sejak Februari 2026.
Pendampingan ini bukan sekadar seremoni. Aipda Aviev memantau langsung kondisi fisik tanaman dan memastikan proses panen berlangsung tanpa kendala. “Kami hadir untuk memastikan hasil pertanian masyarakat bisa optimal. Ini bagian dari tugas kami mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya di lokasi.
Kehadiran aparat di tengah petani menjadi strategi Polres Lebong untuk mendekatkan diri sekaligus mengawal program prioritas pemerintah. Bhabinkamtibmas diinstruksikan aktif memantau perkembangan lahan pangan di desa binaan masing-masing.
Tanaman jagung varietas Sumo Sakti yang dipanen kali ini memasuki usia sekitar 120 hari setelah tanam. Petani setempat mengaku hasil panen cukup memuaskan meski cuaca sempat tidak menentu beberapa pekan terakhir. Aipda Aviev mengimbau warga terus melakukan pemantauan dan pengelolaan pascapanen secara optimal.
Polres Lebong berkomitmen melanjutkan pendampingan di sektor pertanian. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa sekaligus menekan potensi kerawanan pangan di masa mendatang. “Kami akan terus hadir mendampingi masyarakat mengembangkan pertanian,” kata Aipda Aviev.
BUMDes Maju Sesamo menjadi motor pengelolaan lahan jagung ini. Kasnawati sebagai ketua BUMDes mengelola lahan secara kolektif bersama anggota desa. Model pengelolaan semacam ini diharapkan bisa direplikasi di desa-desa lain di Kabupaten Lebong.
Polri, melalui jajaran Bhabinkamtibmas, menjadikan program ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas kerja di tingkat tapak. Pendampingan teknis dan pengawasan distribusi hasil panen menjadi fokus agar manfaatnya dirasakan langsung oleh petani kecil.