Mogozen Siapkan CG Deck, Komputer Genggam x86 Modular dengan Swappable Keyboard dan Dukungan 4G LTE

Penulis: Ramli Siregar  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 01:24:31 WIB
CG Deck, komputer genggam modular berbasis x86 dengan prosesor Intel N150, siap diluncurkan.

Proyek CG Deck telah dikembangkan selama berbulan-bulan oleh Mogozen. Kini, perangkat tersebut siap memasuki tahap penggalangan dana publik di Kickstarter. Yang membedakan CG Deck dari komputer genggam lain bukan hanya ukurannya, melainkan pendekatan modular yang menyeluruh—dari perangkat keras hingga perangkat lunak.

Intel N150 di Saku: Spesifikasi yang Solid untuk Ukuran Mungil

Jantung dari CG Deck adalah prosesor Intel N150, sebuah chip yang dirancang untuk aplikasi embedded dan mobile. Prosesor ini memiliki empat inti x86 dengan kecepatan clock maksimal 3,6 GHz, dipadukan dengan GPU Intel terintegrasi yang memiliki 24 execution unit pada clock 1 GHz.

Untuk memori, perangkat ini hadir dalam dua varian: 8GB atau 16GB LPDDR5 pada model CG Deck Max. Penyimpanan menggunakan NVMe, dan layarnya berukuran 5 inci IPS. Mogozen mengklaim daya tahan baterai mencapai delapan jam untuk penggunaan standar.

Aksesori yang Bisa Ditukar: Dari Keyboard QWERTY hingga Gamepad

Fitur paling inovatif dari CG Deck terletak pada sistem aksesorinya yang dapat diganti-ganti. Konfigurasi dasar menyertakan keyboard QWERTY 64 tombol. Modul ini bisa dilepas dan diganti dengan modul lain, seperti 10-key dengan rotary knob, gamepad, trackball, atau modul input lainnya.

Mogozen menyebut sistem quick-swap ini dapat memperluas fungsi CG Deck secara signifikan. Opsi lain termasuk antena eksternal dan kamera 4K. Perusahaan berencana membangun ekosistem aksesori yang lengkap dengan berbagai kombinasi warna dan fitur.

Proyek Open Source: Skema dan Dokumentasi untuk Semua

Mogozen tidak hanya menjual perangkat keras. Mereka merancang CG Deck sebagai proyek sumber terbuka. Seluruh dokumentasi dan skema perangkat akan dirilis di bawah lisensi Creative Commons (CC BY-NC-ND 4.0). Tim pengembang berencana mengunggah semua materi ini ke repositori GitHub resmi begitu kampanye Kickstarter dimulai.

Dalam sebuah unggahan di Reddit, tim Mogozen mengaku harus "mati suri" selama sebulan untuk mengubah prototipe teknik pertama menjadi produk jadi. Ide awal mereka adalah menciptakan komputer x86 yang mampu dibawa dalam ransel saat bepergian, cukup tangguh untuk menangani game ringan (Steam), pengeditan CAD dan video, coding, dan tugas komputasi lainnya.

Bobot Masih Jadi Tantangan, Target 100 Gram

Saat ini, CG Deck masih memiliki kendala pada bobotnya. Perangkat versi prototipe memiliki berat 590 gram. Mogozen menargetkan untuk menurunkannya hingga kisaran 100 hingga 150 gram setelah elemen-elemen yang tidak perlu dari desain prototipe dihilangkan.

Jika berhasil direalisasikan, CG Deck akan menjadi tambahan yang patut diperhitungkan dalam jajaran perangkat genggam berbasis x86. Tidak seperti Flipper One yang lebih fokus pada keamanan siber, tawaran Mogozen memiliki daya tarik yang lebih luas—baik bagi penggemar perangkat genggam maupun pengguna PC biasa yang mencari sesuatu yang berbeda dari laptop tradisional. Semua itu, tentu saja, tergantung pada banderol harga yang akan diumumkan saat kampanye Kickstarter diluncurkan.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: techspot.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top