Pencarian

Dubes Prancis Kunjungi Maluku, Tawarkan Kerja Sama Pariwisata dan Pendidikan Vokasi

Rabu, 17 Juni 2026 • 16:46:31 WIB
Dubes Prancis Kunjungi Maluku, Tawarkan Kerja Sama Pariwisata dan Pendidikan Vokasi
Duta Besar Prancis bertemu Gubernur Maluku untuk bahas kerja sama pariwisata dan pendidikan vokasi.

AMBON — Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, telah bertemu dengan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di ruang kerja gubernur, Senin (15/6) kemarin. Pertemuan itu membahas rencana konkret kerja sama bilateral di dua sektor utama: pariwisata dan pendidikan.

Gubernur Hendrik Lewerissa menyambut positif tawaran tersebut. Ia menilai hubungan Indonesia dan Prancis sedang dalam fase sangat baik, ditandai dengan kunjungan timbal balik antara Presiden Prabowo Subianto ke Prancis dan Presiden Emmanuel Macron ke Indonesia.

"Karena itu, tidak salah jika Dubes Prancis juga memilih berkunjung ke Provinsi Maluku dalam upaya meningkatkan kerja sama antara pemerintah Prancis dan pemerintah Indonesia khususnya Maluku di bidang pendidikan, pariwisata dan sebagainya," jelas Gubernur kepada wartawan di Ambon, Selasa (16/6).

Pulau Banda Jadi Andalan Utama Pariwisata

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Fabien Penone menyebut Pulau Banda di Kabupaten Maluku Tengah sebagai salah satu destinasi prioritas. Ia telah lebih dulu mengunjungi pulau tersebut untuk melihat langsung potensi alam, sejarah, dan budaya yang dinilai luar biasa.

"Kami berkomitmen untuk bekerjasama dalam bidang pendidikan, riset, pariwisata, pertanian, perikanan agar kedepan kita akan datangkan kapal pesiar berisi ratusan turis untuk berkunjung ke Ambon dan Pulau Banda selama empat hari," tandas Fabien.

Pemerintah Prancis menilai Maluku memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, khususnya pesona alam bawah laut dan Gunung Api di Banda. Rencananya, tahun depan akan ada kunjungan kapal pesiar asal Prancis yang membawa ratusan penumpang ke Ambon dan Banda.

Pendidikan Vokasi: 120 SMK Jadi Sasaran

Di sektor pendidikan, Gubernur mengungkapkan bahwa Prancis akan membantu Maluku dalam pengembangan pendidikan vokasi. Maluku saat ini memiliki 120 sekolah menengah kejuruan (SMK), termasuk lima SMK pariwisata di dalamnya.

"Kita ketahui Prancis ini kan sangat maju di bidang pariwisata, perhotelan, restoran dan sebagainya. Jadi mereka mau berbagi keberhasilan pengelolaan itu juga buat Maluku. Karena itu kita mengapresiasi dan berterima kasih sekali kepada pemerintah Prancis," tandas Gubernur.

Program kerja sama yang ditawarkan mencakup pendampingan, riset, dan pelatihan di bidang pariwisata dan perhotelan. Gubernur juga berterima kasih atas dukungan dari pihak pemerintah dan swasta Prancis dalam membantu Maluku meningkatkan pendidikan, pariwisata, dan sektor strategis lainnya.

Apa Langkah Selanjutnya?

Dubes Fabien Penone menegaskan bahwa pertemuan dengan Gubernur Maluku memiliki arti yang sangat penting dan strategis. Ke depan, kerja sama tidak hanya terbatas pada pariwisata dan pendidikan, tetapi juga akan merambah sektor pertanian dan perikanan.

Pemerintah Provinsi Maluku kini menunggu realisasi kunjungan kapal pesiar dari Prancis yang direncanakan tahun depan. Jika terealisasi, ini akan menjadi langkah awal bagi masuknya wisatawan Eropa dalam jumlah besar ke Maluku.

Bagikan
Sumber: siwalima.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks