MotoGP 2026 Mandalika Dijadwalkan 9-11 Oktober, Nilai Ekonomi Tembus Rp4,7 Triliun per Seri

Penulis: Pandu Wibisono  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 06:23:01 WIB
MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober.

MALUKU — Kepastian jadwal itu diumumkan bertepatan dengan momentum positif yang diraih dari sisi sumber daya manusia lokal. Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menyebutkan setiap musim balap di Mandalika mampu menyerap 10.000 hingga 15.000 tenaga kerja.

“Kalau hitungan kami, sampai dengan direct atau non-direct sampai Rp4,7 triliun. Itu untuk satu event. Kemudian, dari sisi lapangan pekerjaan, sekitar 10.000 sampai 15.000. Tentu ini luar biasa,” kata Indah dalam pernyataan resminya.

Dari Impor Marshal Jadi Ekspor SDM ke Jepang dan Malaysia

Transformasi paling nyata terjadi pada kualitas tenaga teknis. Pada edisi perdana 2022, seluruh marshal masih didatangkan langsung oleh Dorna Sports. Kini, petugas lintasan sepenuhnya berasal dari masyarakat lokal Lombok.

“Yang luar biasa lagi, kita mulai mengekspor marshal-marshal kita ke Jepang dan Malaysia. Jadi sebenarnya SDM kita ini sangat luar biasa dan bisa kita tingkatkan tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga ke tingkat internasional,” ujar Maya, perwakilan dari pihak penyelenggara.

Nation Branding ke 200 Negara dengan 670 Juta Pasang Mata

Efek promosi balapan ini juga terbilang masif. MotoGP Mandalika disiarkan di lebih dari 200 negara dengan perkiraan jumlah penonton global mencapai 670 juta orang.

“Sekarang kita tidak hanya memiliki nation branding, tetapi juga nation pride. Dunia mengenal Mandalika dan Indonesia dari gelaran MotoGP, dan sekarang kita punya local heroes yang menjadi kebanggaan bersama,” tambah Maya.

Sport Tourism Global Bernilai US$625 Miliar, Indonesia Incar Kue Besar

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan MotoGP bukan sekadar balapan, melainkan bagian dari strategi ekonomi. Ia membeberkan pasar sport tourism global saat ini mencapai US$625 miliar dan diproyeksikan naik menjadi US$2,7 triliun dalam beberapa tahun ke depan. Industri olahraga dunia sendiri bernilai lebih dari US$500 miliar dengan pertumbuhan tahunan sekitar 8%.

“Meng-create talenta sudah terbukti. Nah, bagaimana kita semua di sini bisa terus meningkatkan, meningkatkan supaya event seperti MotoGP ini benar-benar bisa terus kita sukseskan,” ucap Erick.

Seri ke-18 Musim 2026, Tepat Sebelum GP Australia

Secara teknis, MotoGP 2026 di Mandalika menjadi seri ke-18 dalam kalender musim depan. Balapan ini digelar tepat sebelum seri penutup di Phillip Island, Australia. Sejak debut pada 2022, Indonesia telah sukses menggelar empat edisi MotoGP berturut-turut.

Indah Dhamayanti berharap rasa kepemilikan terhadap ajang ini tidak hanya dirasakan masyarakat NTB, tetapi seluruh rakyat Indonesia. “Kami ingin Mandalika menjadi milik Indonesia, sehingga rasa memiliki untuk menyukseskan event ini tidak hanya milik masyarakat Nusa Tenggara Barat, tetapi juga milik masyarakat Indonesia, karena kita beruntung menjadi salah satu negara yang bisa menghelat event MotoGP,” pungkasnya.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: bloombergtechnoz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top