Pencarian

Ambon: Sekda Maluku Tekankan Literasi Digital Guru di Program INOVASI Fase 3

Selasa, 05 Mei 2026 • 15:25:48 WIB
Ambon: Sekda Maluku Tekankan Literasi Digital Guru di Program INOVASI Fase 3
Sekda Maluku Sadali Ie membuka Rapat Komite Pengarah Program INOVASI Fase 3 di Ambon.

AMBON — Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, resmi membuka Rapat Komite Pengarah Program INOVASI Fase 3 di Lantai 5 Hotel Santika Ambon, Selasa (5/5/2026). Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi penguatan ekosistem pendidikan di wilayah kepulauan tersebut.

Kegiatan bertajuk "Upaya Perbaikan Kualitas Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Anak-anak melalui Peran Ekosistem Pendidikan di Daerah" ini menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sadali menilai, perubahan positif di sektor pendidikan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan mitra strategis.

Tantangan Literasi Digital bagi Tenaga Pendidik

Sadali menyoroti kesiapan guru dalam menghadapi arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang kian masif. Menurutnya, melek teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi setiap tenaga kependidikan di Maluku saat ini.

“Tantangan terbesar yang akan kita hadapi adalah bagaimana memastikan guru dan tenaga kependidikan melek teknologi. Saya berharap Program INOVASI Fase 3 dapat meningkatkan kompetensi guru dalam penggunaan teknologi dalam pembelajaran,” tegas Sadali.

Pemerintah Provinsi Maluku memandang penguatan literasi, numerasi, dan karakter sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan. Keberhasilan pada jenjang pendidikan dasar akan sangat menentukan kualitas sumber daya manusia Maluku pada masa mendatang.

Sinergi Bilateral Indonesia dan Australia

Program INOVASI merupakan bentuk nyata kerja sama bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia. Sadali menyampaikan apresiasi atas kontribusi program ini, termasuk program pendamping seperti SKALA dan Inklusi yang telah berjalan di daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Maluku, saya mengapresiasi semangat kerja sama bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia yang diwujudkan melalui Program INOVASI untuk mendorong perubahan positif dalam dunia pendidikan di Maluku,” ujarnya.

Melalui rapat komite pengarah ini, pemerintah daerah berupaya memperkuat komitmen sinergi antar tingkat pemerintahan. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan akses pendidikan yang bermutu dan berkeadilan bagi seluruh anak di Bumi Raja-Raja.

Dihadiri Pejabat Kemendikbudristek dan Kepala Daerah

Agenda ini dihadiri sejumlah tokoh kunci, termasuk Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek, Prof. Dr. Toni Toharudin, serta perwakilan DFAT Laila Yudiati. Hadir pula Wakil Direktur Program INOVASI Ingga Vistara dan Ketua Tim Penasehat Strategis Independen, Mr. Laurent.

Dukungan dari tingkat kabupaten/kota terlihat dengan kehadiran Sekretaris Daerah Seram Bagian Barat, Wakil Bupati Maluku Tenggara, serta perwakilan dari Pemerintah Kota Ambon dan Maluku Tengah. Unsur akademisi dari Universitas Pattimura dan UIN A.M. Sangadji juga turut memberikan sumbangsih pemikiran dalam rapat tersebut.

Selain jajaran OPD lingkup Pemprov Maluku, rapat ini melibatkan lembaga teknis seperti Balai Guru Penggerak, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan, hingga Balai Bahasa dan Balai Diklat Keagamaan. Sinergi luas ini diharapkan mampu mempercepat transformasi pendidikan di Maluku secara merata.

Bagikan
Sumber: mediacenter.malukuprov.go

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks