MALUKU — Ketiga model ini sama-sama mengincar segmen crossover EV perkotaan dengan banderol di bawah Rp 250 juta. Namun, DNA masing-masing pabrikan sangat terasa begitu kita bedah dari sisi mekanis dan fitur. Chery Omoda E5 misalnya, mengusung pendekatan agresif dengan jarak tempuh klaim hingga 450 kilometer (NEDC), tertinggi di kelasnya. BYD Atto 1 mengandalkan reputasi baterai Blade yang aman, sementara Geely EX2 menawarkan harga paling terjangkau sebagai pintu masuk elektrifikasi.
Performa Baterai dan Jarak Tempuh: Mana yang Paling Jauh?
Dari data yang tersedia, Chery Omoda E5 unggul dalam kapasitas baterai dan jarak tempuh. Mobil ini dibekali baterai berkapasitas 51,8 kWh yang diklaim mampu menempuh 450 km dalam sekali pengisian. Angka ini menjadi nilai jual utama bagi konsumen yang kerap bepergian jarak menengah.
BYD Atto 1 dengan baterai Blade 49,92 kWh menawarkan jarak tempuh sekitar 410 km (NEDC). Meski lebih rendah secara angka, reputasi keamanan baterai Blade yang tahan terhadap tusukan dan panas berlebih menjadi pertimbangan serius. Sementara Geely EX2, sebagai model termurah, hanya dibekali baterai 37,23 kWh dengan jarak tempuh sekitar 320 km — cukup untuk penggunaan dalam kota murni.
Fitur Keselamatan Aktif: BYD Paling Lengkap, Geely Paling Dasar
BYD Atto 1 menjadi yang paling unggul dalam hal keselamatan aktif. Mobil ini sudah dibekali dengan enam airbag, kontrol stabilitas elektronik, serta sensor parkir depan dan belakang. Chery Omoda E5 juga tak ketinggalan dengan fitur serupa, namun belum ada konfirmasi soal jumlah airbag untuk varian termurahnya.
Geely EX2 hanya menyediakan dua airbag dan sistem pengereman ABS standar. Ini wajar mengingat posisinya sebagai model entry-level. Namun bagi konsumen yang mengutamakan keselamatan penumpang, selisih harga dengan BYD Atto 1 mungkin sebanding dengan fitur yang didapat.
Layanan Purna Jual: Garansi Baterai Jadi Pembeda
Salah satu faktor krusial membeli EV adalah garansi baterai. Chery menawarkan garansi baterai seumur hidup untuk Omoda E5, sebuah klaim yang sangat agresif di pasar Indonesia. BYD memberikan garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km, sementara Geely masih dalam proses konfirmasi detail garansi untuk EX2 di Indonesia.
Jaringan dealer juga patut dipertimbangkan. BYD dan Chery sama-sama gencar membangun diler di kota-kota besar, sedangkan Geely masih terbatas. Konsumen di luar Jawa perlu mengecek ketersediaan bengkel resmi sebelum memutuskan membeli.
Kesimpulan: Siapa Paling Worth It?
Tidak ada jawaban tunggal. Chery Omoda E5 cocok untuk Anda yang butuh jarak tempuh jauh dan garansi baterai panjang. BYD Atto 1 ideal bagi keluarga yang mengutamakan keselamatan dan kepercayaan pada teknologi baterai. Geely EX2 menjadi pilihan paling ekonomis untuk pengguna harian dalam kota dengan budget ketat.
Keputusan akhir kembali pada prioritas Anda: jarak tempuh, fitur keselamatan, atau harga paling murah. Ketiganya layak dipertimbangkan sebagai kendaraan listrik pertama di Indonesia.
Apakah Geely EX2 cocok untuk perjalanan luar kota?
Kurang ideal. Jarak tempuh 320 km sudah termasuk klaim NEDC yang biasanya lebih tinggi dari kondisi nyata. Di dunia nyata, jarak tempuh efektif diperkirakan 250-280 km, cukup untuk rute Jakarta-Bandung sekali jalan tanpa pengisian ulang.
Berapa biaya pengisian daya Chery Omoda E5 penuh?
Dengan kapasitas baterai 51,8 kWh dan tarif listrik rumah rata-rata Rp 1.500 per kWh, biaya pengisian penuh sekitar Rp 78.000. Jauh lebih murah dibandingkan bahan bakar bensin untuk mobil seukuran.