AMBON — PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ambon memastikan pelayanan penyeberangan di lintasan Hunimua–Waipirit berlangsung non-stop selama 24 jam pada 29 hingga 31 Mei 2026. Kebijakan ini merespons peningkatan mobilitas warga yang hendak merayakan Idul Adha 1447 Hijriah.
General Manager ASDP Ambon Syamsuddin Tanassy mengatakan, pelayanan 24 jam itu untuk menjaga arus penumpang dan kendaraan tetap lancar selama periode libur panjang. “Pelayanan 24 jam dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan selama libur Idul Adha,” ujarnya di Ambon, Jumat.
Lima Kapal Disiagakan, Satu Jadi Cadangan
ASDP menyiapkan lima armada untuk lintasan yang menghubungkan Pulau Ambon dan Pulau Seram tersebut. Keempat kapal yang dioperasikan secara reguler adalah KMP Inelika, KMP Terubuk, KMP Rokatenda, dan KMP Sardinela. Satu kapal, KMP Tanjung Koako, disiagakan sebagai cadangan apabila terjadi lonjakan antrean.
Selama masa libur Idul Adha, ASDP menjadwalkan 13 trip penyeberangan setiap hari. “Guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dari Pulau Ambon menuju Pulau Seram maupun sebaliknya,” kata Syamsuddin.
Lonjakan Penumpang Terjadi Sejak H+1 Idul Adha
Berdasarkan data operasional ASDP, pergerakan penumpang dan kendaraan di lintasan ini menunjukkan tren peningkatan signifikan. Pada hari Idul Adha, 27 Mei 2026, total penumpang tercatat 1.087 orang—704 orang dari Hunimua dan 383 orang dari Waipirit. Kendaraan roda dua yang menyeberang sebanyak 721 unit, sementara kendaraan roda empat atau lebih mencapai 279 unit.
Keesokan harinya, 28 Mei 2026, jumlah penumpang melonjak menjadi 1.422 orang. Rinciannya, 596 penumpang dari Hunimua dan 826 penumpang dari Waipirit. Kendaraan roda dua bertambah menjadi 892 unit, dan kendaraan roda empat atau lebih sebanyak 305 unit.
Syamsuddin berharap, layanan 24 jam ini bisa membantu masyarakat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar selama momentum libur Idul Adha.