Pencarian

Mafindo Maluku Bekali 45 Remaja Jemaat GPM Abubu di Pulau Nusalaut Ilmu Cek Fakta dan AI

Sabtu, 30 Mei 2026 • 16:33:42 WIB
Mafindo Maluku Bekali 45 Remaja Jemaat GPM Abubu di Pulau Nusalaut Ilmu Cek Fakta dan AI
Mafindo Maluku membekali 45 remaja Jemaat GPM Abubu dengan ilmu cek fakta dan AI di Pulau Nusalaut.

AMBON — Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Maluku turut hadir dalam Temu Anak dan Remaja Jemaat GPM Abubu di Negeri Abubu, Pulau Nusalaut. Kegiatan dua hari itu dirancang sebagai wadah pembinaan generasi muda gereja dalam menghadapi tantangan era digital.

Praktik Cek Fakta dan Prompting AI

Mafindo Maluku diwakili oleh Wellsy Bakarbessy yang juga menjabat Sekretaris Mafindo Maluku. Ia membawakan materi bertajuk “Saring Sebelum Sharing: Bahaya Internet bagi Remaja”.

Dalam sesi tersebut, remaja diajak memahami manfaat internet untuk belajar dan berkreasi, namun juga diperingatkan soal risiko seperti pelanggaran privasi, penyebaran hoaks, dan keamanan data pribadi. Bakarbessy mengajarkan teknik cek fakta sederhana serta praktik prompting AI secara langsung.

“Anak-anak dan remaja saat ini tumbuh bersama teknologi, sehingga mereka perlu dibekali kemampuan untuk berpikir kritis, skeptis, dan menjaga privasi, serta memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab,” ujar Wellsy Bakarbessy dalam rilis yang diterima media, Sabtu (30/5).

45 Peserta Antusias Ikuti Diskusi Interaktif

Kegiatan berlangsung interaktif dengan praktik langsung, diskusi, dan tanya jawab. Para peserta diajak menganalisis contoh informasi hoaks yang beredar, lalu mencoba menggunakan AI secara bijaksana.

Selain materi digital, terdapat sesi kreativitas dan melukis yang dibawakan oleh Tessart Saija, seniman muda Maluku. Remaja diajarkan konsep Zinebook sebagai media menuangkan ide, cerita, dan ekspresi diri, dilanjutkan dengan sesi mewarnai dan melukis.

Sin Peilouw: Pengalaman Baru bagi Remaja Abubu

Ketua Pengasuh SMTPI Jemaat GPM Abubu, Sin Peilouw, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang diberikan memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi remaja di Negeri Abubu, khususnya terkait penggunaan internet dan pengenalan AI.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal yang berguna bagi mereka di masa depan,” ungkapnya.

Negeri Abubu: Tanah Kelahiran Martha Christina Tiahahu

Negeri Abubu merupakan salah satu negeri adat di Pulau Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah. Lokasinya dapat ditempuh sekitar lima jam perjalanan darat dan laut dari Kota Ambon. Wilayah ini dikenal sebagai tanah kelahiran Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak dan remaja Abubu semakin siap menghadapi tantangan era digital, mampu berpikir kritis terhadap informasi, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar dan berkarya di masyarakat.

Bagikan
Sumber: ambonterkini.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks