Pencarian

BI Maluku Bekali 50 UMKM IKRA dengan Pelatihan Manajemen Produksi dan Pemasaran demi Hadapi Persaingan Pasar

Senin, 29 Juni 2026 • 23:12:31 WIB
BI Maluku Bekali 50 UMKM IKRA dengan Pelatihan Manajemen Produksi dan Pemasaran demi Hadapi Persaingan Pasar
Plt. Kepala Perwakilan BI Maluku membuka pelatihan manajemen produksi dan pemasaran bagi 50 UMKM IKRA.

AMBON — Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Surya Alamsyah, menyebut UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional yang harus terus diperkuat. Namun, ia mengakui masih banyak pelaku usaha di Maluku yang kesulitan mengembangkan produk dan meningkatkan omzet penjualan.

Tantangan UMKM di Maluku: Manajerial Lemah dan Skala Usaha Mini

Menurut Surya, dua persoalan utama yang dihadapi UMKM binaan IKRA adalah keterbatasan kemampuan manajerial dan pemasaran. Kondisi ini, katanya, bisa menghambat pertumbuhan ekonomi daerah, terutama saat terjadi guncangan ekonomi eksternal.

"Skala usaha yang masih relatif kecil menyebabkan kapasitas produksi terbatas sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan dan permintaan pasar secara optimal," ujar Surya dalam sambutannya.

Materi Pelatihan: dari Rantai Nilai hingga Pengelolaan Keuangan

Capacity Building kali ini difokuskan pada penguatan kompetensi di empat aspek: manajemen produksi, rantai nilai, pengelolaan keuangan, dan sumber daya manusia. Bank Indonesia mendatangkan tiga narasumber dari Tim Belajar Lagi, yakni Vebrina Wahyuningtias, Titik Agustiyani, dan Rhesa Nugroho, untuk memberikan materi kepada para peserta.

"Peningkatan daya saing dan keberlanjutan usaha kreatif syariah membutuhkan kompetensi yang sesuai dengan standar dan praktik terbaik yang berlaku," jelas Surya.

BI Dorong Inovasi Produk agar UMKM Bisa Bersaing di Pasar Lebih Luas

Program IKRA sendiri merupakan wadah pembinaan bagi UMKM berbasis syariah di Maluku. Melalui kegiatan ini, BI berharap para anggota mampu berinovasi dan memahami strategi peningkatan omzet secara efektif.

Surya menegaskan, Bank Indonesia tidak hanya menjalankan fungsi kebijakan moneter, tetapi juga turut memperkuat sektor riil melalui pengembangan UMKM. "Kami percaya keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi yang kuat antara seluruh pihak," katanya.

Bank Indonesia Maluku berkomitmen melanjutkan program pembinaan serupa secara berkelanjutan. Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: wartamaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks