AMBON — Ekspor perdana tuna beku asal Maluku ke Thailand akhirnya terealisasi. Sebanyak 11.625 kilogram frozen tuna loin milik PT Jayawi Ambon Internasional resmi diberangkatkan setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan keamanan pangan oleh BKHIT Maluku.
Kepala BKHIT Maluku Willy Indra Yunan menegaskan, pengawasan karantina menjadi pintu gerbang utama agar produk perikanan daerah mampu bersaing di pasar global. "Setiap komoditas yang akan diekspor harus memenuhi persyaratan kesehatan dan keamanan yang ditetapkan negara tujuan. Kami berkomitmen terus mendampingi pelaku usaha agar komoditas asal Maluku mampu bersaing di pasar internasional," katanya di Ambon, Rabu.
Nilai Ekonomi Rp1,08 Miliar dari Satu Pengiriman
Volume ekspor perdana ini mencapai 11,6 ton dengan nilai transaksi sekitar Rp1,08 miliar. Capaian itu menunjukkan bahwa produk perikanan olahan dari Maluku bukan sekadar bahan mentah, melainkan sudah memiliki nilai tambah yang diakui pasar luar negeri.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Jais Ahmad Ely yang memimpin langsung prosesi pelepasan ekspor mengapresiasi langkah PT Jayawi Ambon Internasional. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi motivasi bagi pelaku usaha lain untuk berani menembus pasar global.
"Ekspor perdana ini menunjukkan bahwa komoditas perikanan Maluku mampu memenuhi standar pasar internasional. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk," ujar Jais.
Pendampingan dari Hulu ke Hilir
Willy menambahkan, peran BKHIT tidak berhenti pada pemeriksaan fisik komoditas. Pihaknya juga memastikan seluruh dokumen dan persyaratan teknis negara tujuan telah lengkap agar proses ekspor berjalan tanpa hambatan.
"Kami akan terus memperkuat layanan sertifikasi dan pengawasan karantina terhadap komoditas ekspor guna mendukung peningkatan volume perdagangan luar negeri dari Maluku," ucapnya.
BKHIT Maluku berharap pengiriman perdana ini menjadi pintu masuk bagi peningkatan volume ekspor perikanan ke berbagai negara. Maluku selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi perikanan nasional, dan ekspor tuna beku ke Thailand diharapkan memperkuat posisi itu di peta perdagangan global.