Pencarian

Unpatti Latih Guru di Maluku Barat Daya Manfaatkan AI untuk Pembelajaran, Integrasikan Kearifan Lokal

Jumat, 03 Juli 2026 • 15:12:31 WIB
Unpatti Latih Guru di Maluku Barat Daya Manfaatkan AI untuk Pembelajaran, Integrasikan Kearifan Lokal
Guru SMP Negeri 2 Tiakur mengikuti pelatihan pemanfaatan AI untuk pembelajaran berbasis kearifan lokal.

AMBON — Pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) bagi guru di wilayah kepulauan, terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) Maluku terus digencarkan Universitas Pattimura (Unpatti). Salah satu pelaksanaannya dilakukan di SMP Negeri 2 Tiakur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), dengan tema “Pembelajaran Inovatif Berbasis Etnopedagogi dan Deep Learning dengan Memanfaatkan Kecerdasan Buatan”.

Rektor Unpatti Prof. Freddy Leiwakabessy di Ambon, Rabu (1/7/2026), mengatakan penguatan kapasitas guru dalam memanfaatkan AI menjadi bagian dari komitmen kampus untuk mendorong transformasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.

“Pemanfaatan AI tidak hanya mendukung pengembangan sektor kesehatan, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran, penelitian, pengelolaan data, serta peningkatan kualitas layanan akademik di perguruan tinggi,” katanya.

Kolaborasi dengan Perusahaan Teknologi AS untuk Ekosistem AI

Unpatti juga memperkuat ekosistem AI melalui kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, G-Mango Inc. Kolaborasi ini disebut sebagai langkah strategis untuk memperluas jejaring internasional sekaligus mempercepat pemanfaatan AI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku dan kawasan Indonesia Timur.

“Kerja sama ini diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama di Maluku dan kawasan Indonesia Timur. G-Mango akan mengembangkan sistem berbasis AI yang dapat mendukung proses komunikasi serta analisis data, sehingga masyarakat memperoleh akses informasi yang lebih baik,” ujar Freddy.

Pelatihan di MBD: Deep Learning Bertemu Etnopedagogi

Program pelatihan di SMP Negeri 2 Tiakur merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Hibah BIMA Tahun Anggaran 2026. Program tersebut didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Ketua Tim Pelaksana PkM BIMA 2026 Karolina Rupilele menjelaskan, perkembangan AI telah membawa perubahan besar di dunia pendidikan, termasuk di wilayah kepulauan. Namun, transformasi digital harus tetap berjalan seiring dengan pelestarian budaya lokal.

“Pelatihan dirancang untuk mengintegrasikan pendekatan etnopedagogi dengan deep learning sehingga guru mampu menyusun pembelajaran yang kreatif, relevan dengan kebutuhan abad ke-21, sekaligus berakar pada kearifan lokal,” kata Karolina.

Selama pelatihan, para guru memperoleh materi mengenai etnopedagogi, deep learning, serta pemanfaatan berbagai platform digital seperti Canva, Wordwall, ZEP Quiz, dan ChatGPT dalam mendukung proses belajar mengajar. Para peserta juga didampingi menyusun modul ajar dan media pembelajaran interaktif sesuai mata pelajaran masing-masing.

Guru Kini Punya Perspektif Baru dalam Mengajar

Kepala SMP Negeri 2 Tiakur Adam A.T. Salamanu menyatakan pelatihan tersebut memberikan wawasan baru bagi para guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Kegiatan ini memberikan dampak nyata. Guru-guru kami kini memiliki perspektif baru bagaimana memanfaatkan AI untuk menghidupkan kembali nilai-nilai lokal di dalam kelas melalui pendekatan deep learning,” katanya.

Melalui penguatan kompetensi guru dan pengembangan pemanfaatan AI secara berkelanjutan, Unpatti berharap kualitas pendidikan di wilayah kepulauan dan perbatasan terus meningkat serta mampu melahirkan generasi yang cakap digital tanpa kehilangan identitas budaya daerah.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terasmaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks