Pencarian

Kekeringan di Seram Bagian Timur Meluas, 24.089 Jiwa di 7 Kecamatan Krisis Air Bersih

Jumat, 03 Juli 2026 • 19:58:31 WIB
Kekeringan di Seram Bagian Timur Meluas, 24.089 Jiwa di 7 Kecamatan Krisis Air Bersih
Warga di tujuh kecamatan Seram Bagian Timur mengalami krisis air bersih akibat kekeringan.

SERAM BAGIAN TIMUR — Kekeringan akibat musim kemarau yang berlangsung sejak Mei hingga Juli 2026 meluas di tujuh kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku. BNPB mencatat lebih dari 24 ribu jiwa mengalami krisis air bersih.

Wilayah Terparah: Sumur dan Sungai Mulai Mengering

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebutkan, debit air di wilayah terdampak turun signifikan. Sumur dan sungai yang biasa menjadi sumber utama warga mulai mengering.

"Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Bula, Bula Barat, Seram Timur, Pulau Gorom, Gorom Timur, Kesui Watubela, dan Teor," ujar Abdul dalam siaran resmi, Jumat (3/7/2026).

24.089 Jiwa Terdampak, Distribusi Air Bersih Darurat Dikerahkan

Sebanyak 7.107 KK atau 24.089 jiwa tercatat mengalami dampak langsung kekeringan ini. BPBD Kabupaten Seram Bagian Timur telah bergerak ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan identifikasi dan kaji cepat.

Abdul mengatakan, tim BPBD berkoordinasi dengan aparat pemerintah setempat serta mendistribusikan tangki air dan air bersih ke titik-titik yang membutuhkan. "Penanganan darurat terus dilakukan," jelasnya.

Gelombang Pasang Juga Terjadi, Lima Kecamatan Terdampak

Tak hanya kekeringan, gelombang pasang juga melanda sebagian wilayah Seram Bagian Timur pada Rabu (1/7/2026) pukul 13.00 WIT. Angin muson timur disebut menjadi pemicu peningkatan tinggi gelombang laut.

Wilayah yang terdampak gelombang pasang meliputi Kecamatan Siritaun Wida Timur, Pulau Gorom, Kesui Watubela, Teor, dan Ukar Sengan. "BPBD Kabupaten Seram Bagian Timur telah melakukan identifikasi, kaji cepat, serta penanganan darurat," kata Abdul.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: metrotvnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks