Pencarian

Rayhan Hanan Ingatkan Persaingan Piala AFF 2026 Tak Sekadar Vietnam, Laos dan Filipina Juga Mengancam

Sabtu, 04 Juli 2026 • 00:25:01 WIB
Rayhan Hanan Ingatkan Persaingan Piala AFF 2026 Tak Sekadar Vietnam, Laos dan Filipina Juga Mengancam
Rayhan Hanan menyoroti perkembangan kompetitif Vietnam, Laos, dan Filipina jelang Piala AFF 2026.

MALUKU — Pernyataan itu disampaikan Rayhan dalam diskusi yang digelar PSSI Pers pada Jumat (3/7/2026). Ia menekankan bahwa peta kekuatan di kawasan ASEAN kini jauh lebih merata dibanding edisi sebelumnya.

"Saya yakin Vietnam berbeda dengan dua tahun lalu. Bukan cuma Vietnam, tim-tim lain juga berkembang. Waktu lawan Laos juga mereka bermain bagus. Filipina juga punya banyak pemain naturalisasi dan pemain domestik yang bagus," ujar Rayhan dalam diskusi tersebut.

Laos dan Filipina: Dua Ancaman Baru di Grup

Rayhan secara spesifik menyoroti dua tim yang kerap dianggap underdog. Laos dinilainya konsisten menunjukkan progres dari tahun ke tahun. Sementara Filipina, menurutnya, kini memiliki kedalaman skuad berkat perpaduan pemain naturalisasi dan talenta lokal yang mumpuni.

Indonesia kembali tergabung satu grup dengan Vietnam di ajang regional dua tahunan ini. Pada edisi 2024, Garuda gagal melangkah ke babak gugur setelah kalah bersaing dengan Vietnam dan Filipina. Pengalaman pahit itu menjadi konteks penting di balik peringatan Rayhan.

Pelatih Vietnam Pantau Langsung Timnas di FIFA Matchday

Rayhan juga mengungkapkan bahwa persiapan lawan sudah berlangsung intensif. Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, disebut hadir langsung menyaksikan permainan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni lalu.

"Pelatih mereka datang ke Indonesia. Mungkin itu salah satu cara mereka mengantisipasi kami," kata Rayhan.

Kehadiran Kim Sang-sik menjadi sinyal bahwa detail kecil dalam persiapan bisa menjadi pembeda di fase grup. Rayhan menilai langkah itu menunjukkan keseriusan Vietnam membaca kekuatan Garuda.

Nasihat Sang Ayah: Dari Kritik Akademi ke Kehidupan Pribadi

Di luar pembahasan taktik, Rayhan juga berbagi cerita personal. Ia mengaku pola komunikasi dengan sang ayah berubah seiring bertambahnya usia dan pengalaman di sepak bola profesional.

"Dulu sering dikomentari sama bapak pas di akademi. Sekarang bisa bilang, 'Loh, orang Mas Ridho saja enggak ngomong begitu.' Tapi sekarang lebih dinasehati secara personal, bagaimana jadi laki-laki yang benar," tutur Rayhan.

Perubahan itu menunjukkan pendewasaan dirinya, baik sebagai atlet maupun pribadi. Nasihat personal dari sang ayah kini lebih banyak menyentuh aspek kehidupan di luar lapangan.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bola.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks