MALUKU — Timnas Putri Indonesia tiba di Malaysia dengan satu misi: membawa pulang trofi Piala AFF Wanita 2026. Turnamen kasta kedua Asia Tenggara itu akan berlangsung pada 10-22 Juli.
Di Grup B, skuad asuhan Satoru Mochizuki hanya akan menghadapi dua lawan: Timor Leste dan Kamboja. Format yang lebih pendek ketimbang edisi sebelumnya tak mengurangi ambisi Garuda Pertiwi.
Mengapa Skuad Edisi Ini Dinilai Lebih Kuat
Viny Silfianus, gelandang andalan Timnas Putri, menegaskan komposisi tim tahun ini jauh lebih solid. Menurutnya, program training camp jangka panjang yang dijalani memberikan dampak signifikan terhadap kekompakan tim.
"Persiapan kita sudah cukup baik, ada TC jangka panjang juga. Dan menurut aku, dari tim tahun lalu dan tahun sekarang, line-up-nya lebih bagus tahun ini," ujar Viny penuh percaya diri.
Kehadiran sejumlah wajah baru justru menjadi nilai tambah. Viny menilai kedalaman skuad kini lebih merata, membuat rotasi pemain tidak lagi menjadi kelemahan.
Pelatih Jepang Tak Gemetar Tekanan
Satoru Mochizuki, juru latih asal Jepang, secara terbuka menyebut target utama anak asuhnya adalah mempertahankan gelar. Ia tak merasa terbebani meski status juara bertahan kerap membawa ekspektasi tinggi.
"Hal yang paling penting adalah karena sebelumnya kami sudah pernah menjadi juara, maka kali ini kami menargetkan untuk mempertahankan gelar juara tersebut. Mengenai tekanan... jika Anda melihat wajah saya sekarang, Anda bisa tahu bahwa saya tidak merasa tertekan," kata Mochizuki.
Pelatih berusia 48 tahun itu menambahkan bahwa ia selalu menjalani setiap turnamen dengan perasaan senang. Filosofi ini ia tanamkan ke seluruh pemain sejak awal pemusatan latihan.
Pembuktian Sebelum Naik Kasta
Keberhasilan mempertahankan gelar di Malaysia bukan sekadar soal piala. Ini menjadi modal berharga sebelum Indonesia naik kelas menantang Thailand dan Vietnam di ASEAN Women's Championship.
Turnamen di Kuala Lumpur akan menjadi ajang uji tanding level menengah yang ideal. Performa konsisten di Piala AFF Wanita bisa menjadi sinyal bahwa sepak bola putri Indonesia siap bersaing di level tertinggi regional.
Laga perdana kontra Timor Leste dijadwalkan pada Jumat (10/7) pukul 19.45 WIB. Kemenangan di partai pembuka akan menjadi langkah awal yang krusial untuk menjaga momentum. (afr/abs/nva)