MALUKU — Land Rover resmi mengumumkan kehadiran Range Rover Sport Electric, varian listrik dari SUV performa tinggi andalannya. Pengumuman ini muncul di tengah strategi pabrikan Inggris tersebut yang mulai memangkas sejumlah pilihan mesin konvensional, seperti mesin empat silinder turbo pada Discovery dan Defender, serta mesin V8 5.0 liter pada Defender non-Octa.
Prototipe Range Rover Sport Electric pertama kali diperkenalkan di ajang Goodwood Festival of Speed 2026. Dari segi tampilan, perbedaan dengan versi bermesin bensin sangat minim. Bagian grille atas ditutup panel plastik bergaya, sementara bagian belakang hanya bisa dikenali dari absennya knalpot.
Dua Motor Listrik, Tenaga Sentuh 542 HP
Land Rover belum merinci detail lengkap powertrain, namun dipastikan SUV ini menggunakan dua motor listrik yang memberikan penggerak semua roda (all-wheel drive), sesuai dengan reputasi Range Rover. Menurut laporan Top Gear, tenaga puncak mencapai 542 hp dengan torsi 637 lb-ft.
Angka ini memang sedikit lebih rendah dibanding varian SV bermesin V8 4.4 liter twin-turbo yang menghasilkan 626 hp. Namun, karakter respons instan motor listrik membuat varian Electric disebut berpotensi menantang status SV sebagai raja kecepatan. Land Rover bahkan menyatakan dalam siaran pers bahwa varian listrik ini bisa "mendefinisikan ulang SUV performa."
Jarak Tempuh Tembus 380 Mil (Versi WLTP)
Soal jarak tempuh, Land Rover mengklaim angka hingga 380 mil dalam siklus WLTP yang berlaku di Eropa. Jika dikonversi ke standar EPA Amerika Serikat, angkanya diperkirakan masih di atas 300 mil per pengisian daya. Angka pasti untuk pasar AS belum diumumkan.
Kapan Masuk Dealer? Bisa Jadi 2027
Pertanyaan terbesar adalah kapan Range Rover Sport Electric bisa dipesan. Land Rover belum memberikan tanggal pasti. Mengingat proses produksi Range Rover Electric versi full-size yang berjalan lambat, model Sport ini kemungkinan juga mengalami penundaan serupa. Namun, foto-foto resmi yang dirilis menunjukkan SUV ini tanpa kamuflase dan tampak siap produksi, sehingga beberapa kalangan memperkirakan pengiriman ke showroom bisa terjadi pada 2027.
Yang jelas, dengan masuknya Range Rover Sport Electric, persaingan SUV listrik premium di segmen mid-size dipastikan semakin panas.