Pencarian

Tiga Putra Maluku Duduki Jabatan Strategis di Pelindo, Hambra Samal Jadi Komisaris

Rabu, 29 Juli 2026 • 17:58:31 WIB
Tiga Putra Maluku Duduki Jabatan Strategis di Pelindo, Hambra Samal Jadi Komisaris
Hambra Samal resmi menjabat sebagai Komisaris PT Pelindo dalam struktur manajemen terbaru perusahaan BUMN tersebut.

AMBON — Tiga putra daerah asal Maluku kini duduk di jajaran pimpinan PT Pelindo setelah perusahaan BUMN itu merampungkan struktur manajemen terbarunya. Kepercayaan ini diberikan langsung oleh pemegang saham sebagai bagian dari penguatan peran kawasan timur dalam sistem logistik maritim nasional.

Siapa Tiga Putra Maluku di Pelindo?

Hambra Samal masuk dalam jajaran Dewan Komisaris Pelindo. Ia bergabung bersama sembilan komisaris lainnya, termasuk Agus Suhartono yang menjabat Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen dan Suntana sebagai Wakil Komisaris Utama.

Dua posisi direksi juga diisi putra Maluku. Farid Padang dipercaya sebagai Direktur Komersial, sementara Muhammad Suriawan Wakan menjabat Direktur Teknik. Keduanya akan memegang kendali atas sektor bisnis dan teknis operasional pelabuhan.

Mengapa Penempatan Ini Penting Bagi Maluku?

Masuknya nama-nama ini ke jajaran pimpinan Pelindo menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Maluku. Sebab, BUMN tersebut mengelola sebagian besar pelabuhan utama di Indonesia dan menjadi tulang punggung konektivitas antarpulau.

Bagi kawasan timur Indonesia, posisi strategis ini diharapkan mampu membuka akses lebih besar bagi pengembangan infrastruktur pelabuhan di wilayah tersebut. Pelindo sendiri mengelola puluhan cabang pelabuhan dari Sabang sampai Merauke.

Bagaimana Susunan Lengkap Manajemen Pelindo?

Selain Hambra Samal, jajaran komisaris lainnya terdiri dari Rakhman Fuadhy Kurniawan dan Maximianus Puguh Djiwanto sebagai Komisaris Independen. Kemudian Arief Poyuono, Jodi Mahardi, Ilhamsyah, Elwi Danil, serta Ubaidillah Amin juga duduk sebagai komisaris.

Di level direksi, struktur lengkap belum dirilis secara resmi oleh Pelindo. Namun, penunjukan Farid Padang dan Muhammad Suriawan Wakan menambah daftar panjang putra daerah yang berkiprah di level nasional.

Apa Dampaknya Bagi Sistem Logistik Nasional?

Dengan hadirnya tokoh asal Maluku di posisi komisaris dan direksi, pengambilan kebijakan di Pelindo diyakini akan lebih mempertimbangkan kepentingan kawasan timur Indonesia. Selama ini, kesenjangan infrastruktur pelabuhan antara barat dan timur masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Konektivitas maritim yang lebih merata menjadi target utama pemerintah dalam pembangunan logistik nasional. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya memperkuat peran Pelindo sebagai operator pelabuhan terbesar di Tanah Air.

Bagikan
Sumber: porostimur.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks