Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena resmi membuka Expo Produk UMKM Tim Penggerak (TP) PKK di Pattimura Park dan Lapangan Merdeka, Rabu (26/8). Kegiatan yang berlangsung hingga 1 September 2026 ini menjadi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produknya ke masyarakat luas.
AMBON — Rangkaian peringatan HUT ke-451 Kota Ambon resmi dimulai dengan pembukaan Expo Produk UMKM TP-PKK dan perlombaan KORMI di Pattimura Park dan Lapangan Merdeka. Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan ruang partisipasi yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
"Expo tersebut menjadi salah satu ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada masyarakat," kata Bodewin di Ambon, Rabu.
Kreasi Olahan Pangan Lokal Jadi Andalan Ekonomi Keluarga
Bodewin menjelaskan, expo ini dirancang untuk mendorong kreativitas dan aktivitas ekonomi keluarga. Pihaknya secara khusus memfasilitasi para lansia agar tetap sehat dan aktif, sekaligus memberdayakan mereka melalui kreasi olahan pangan lokal.
"Di sisi lain, kita juga memfasilitasi para lansia agar tetap sehat, aktif, dan gembira, serta mendorong perekonomian keluarga melalui kreasi olahan pangan lokal," ujarnya.
Edukasi Stunting hingga Anti-Perundungan Mewarnai Perayaan
Berbeda dari perayaan hari jadi sebelumnya, TP-PKK Kota Ambon menyisipkan sejumlah agenda sosial dalam rangkaian acara ini. Selain expo, panitia menggelar lomba tari kreasi Nusantara tingkat PAUD, sosialisasi edukatif bertutur stunting, kampanye anti-perundungan bagi pelajar SMP, serta lomba olahan pangan lokal.
Menurut Bodewin, pesan edukasi ini penting untuk membangun karakter generasi muda Ambon. Ia menekankan bahwa pencegahan stunting, penanganan perundungan, dan pencegahan tawuran antarpelajar harus menjadi perhatian bersama.
"Kita ingin generasi muda Ambon tumbuh kreatif, peduli budaya, dan peka terhadap isu sosial," tegasnya.
Semangat "Ambon Par Samua" untuk Kebersamaan Warga
Perayaan HUT ke-451 ini mengusung semangat "Ambon Par Samua" yang berarti Ambon untuk semua. Bodewin mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momen ini sebagai penguat rasa memiliki di tengah keberagaman.
"HUT Kota Ambon adalah milik kita semua. Melalui kolaborasi antara KORMI dan TP-PKK Kota Ambon, kita membuka ruang partisipasi luas yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak usia dini, pelajar, remaja, aparatur sipil negara, hingga para lansia," jelasnya.
Ia berharap rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga 1 September 2026 ini mampu mendukung terwujudnya Kota Ambon yang lebih bersih, sehat, inklusif, dan maju. Seluruh rangkaian acara digelar terbuka untuk umum, dengan harapan partisipasi warga dapat memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial di ibu kota Provinsi Maluku tersebut.