Pencarian

Apple Maps Kini Terhubung ke Podcast Hidden Histories di 5 Kota AS

Rabu, 23 September 2026 • 19:04:01 WIB
Apple Maps Kini Terhubung ke Podcast Hidden Histories di 5 Kota AS
Apple Maps menambahkan panduan podcast Hidden Histories pada landmark di lima kota besar Amerika Serikat.

MALUKU — Apple menambahkan panduan podcast Hidden Histories ke sejumlah landmark di aplikasi Maps untuk lima kota besar Amerika Serikat. Fitur ini muncul sebagai panel khusus saat pengguna membuka informasi landmark, lalu mengarahkan mereka ke episode podcast yang membahas sejarah tempat tersebut. Integrasi ini menyasar pengguna yang ingin mengenal sisi lain kota-kota ikonik AS langsung dari peta.

Lima kota yang mendapat fitur ini adalah San Francisco, Los Angeles, New York City, Chicago, dan Washington, DC. Panel podcast hanya muncul pada landmark tertentu yang sudah dikurasi Apple, bukan seluruh titik lokasi di Maps.

Ketika pengguna mengetuk panel tersebut, Maps akan membuka antarmuka berisi daftar landmark lain di kota yang sama lengkap dengan tautan panduan podcastnya. Dari situ, pengguna bisa menjelajahi beberapa lokasi sekaligus tanpa harus mencari satu per satu.

Landmark Apa Saja yang Sudah Terhubung

Di New York, panduan podcast mencakup Times Square, Patung Liberty, Central Park, Museum of Broadway, Grand Central Terminal, Charging Bull, Studio 54, dan Tin Pan Alley. Sebagian nama itu memang punya sejarah panjang yang jarang dibahas di buku panduan wisata biasa.

Untuk Los Angeles, episode yang tersedia membahas sejarah Hollywood Sign dan Hollywood Walk of Fame. Sementara di San Francisco, pengguna bisa mendengarkan cerita soal Alcatraz dan Kepulauan Farallon.

Chicago dan Washington, DC juga masuk dalam daftar kota yang mendapat fitur ini, meski Apple belum merinci landmark mana saja yang tersedia di kedua kota tersebut.

Cara Menyimpan dan Mendengarkan Podcast

Seluruh episode Hidden Histories berada di bawah bagian Guides di aplikasi Maps. Pengguna bisa mengetuk ikon "+" untuk menambahkan podcast ke koleksi pribadi, sama seperti menyimpan daftar tempat rekomendasi dari berbagai penerbit.

Koleksi itu bisa dibuka kembali kapan saja lewat panel di bagian bawah Maps, tepatnya di seksi "Your Guides". Jadi pengguna tidak perlu mencari ulang landmark atau episode yang sudah disimpan sebelumnya.

Posisi Fitur Ini di Ekosistem Apple

Langkah ini memperluas fungsi Guides yang sebelumnya lebih banyak berisi daftar tempat kurasi. Apple tampaknya ingin membuat Maps bukan sekadar alat navigasi, tapi juga pintu masuk ke konten editorial dan audio.

Pendekatan seperti ini sejalan dengan strategi Apple memperkuat layanan podcast dan konten budaya di perangkatnya. Pengguna iPhone dan iPad di AS bisa langsung mencoba fitur ini tanpa aplikasi tambahan.

Ketersediaan di Indonesia

Belum ada keterangan resmi soal kapan atau apakah fitur ini akan hadir di luar Amerika Serikat. Apple Maps di Indonesia sendiri masih kalah populer dibanding Google Maps, terutama untuk navigasi harian dan data tempat usaha lokal.

Kalau fitur serupa masuk ke pasar lain, konsepnya berpotensi diadaptasi untuk landmark lokal. Namun untuk sekarang, integrasi Hidden Histories masih terbatas pada lima kota AS.

Fitur ini paling berguna bagi pengguna Apple Maps di AS yang suka mendengarkan cerita sejarah saat berkunjung ke tempat ikonik. Bagi pengguna di Indonesia, kabar ini lebih menarik sebagai gambaran arah pengembangan Maps ke depan.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks