Pencarian

Gubernur Maluku Utara Sebut Pembangunan Belum Inklusif, Harita Nickel Bangun 4 Jembatan di Pulau Obi

Kamis, 24 September 2026 • 11:16:01 WIB
Gubernur Maluku Utara Sebut Pembangunan Belum Inklusif, Harita Nickel Bangun 4 Jembatan di Pulau Obi
Gubernur Maluku Utara menyebut pembangunan belum sepenuhnya inklusif akibat keterbatasan konektivitas antarwilayah.

LABUHA — Pemerintah Provinsi Maluku Utara mempercepat pemerataan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah. Langkah itu diambil karena masih banyak warga yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perikanan menghadapi keterbatasan akses jalan dan jembatan.

Akses transportasi yang lebih baik dinilai dibutuhkan masyarakat untuk memobilisasi sekaligus memasarkan hasil pertanian dan perikanan. Keterbatasan konektivitas disebut menjadi salah satu tantangan pembangunan di Maluku Utara di tengah pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Empat Jembatan Dibangun di Pulau Obi

Persoalan konektivitas tersebut salah satunya dijawab melalui pembangunan empat jembatan di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan. Pembangunan itu dilakukan Harita Nickel melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Pulau Obi merupakan salah satu wilayah di Halmahera Selatan yang selama ini bergantung pada sektor pertanian dan perikanan. Keberadaan jembatan diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka akses pasar bagi hasil bumi dan tangkapan nelayan setempat.

Gubernur: Pembangunan Belum Sepenuhnya Inklusif

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyatakan pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya dilihat dari pencapaian angka. Menurutnya, pembangunan harus mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan masyarakat secara lebih luas.

"Pembangunan di Maluku Utara belum sepenuhnya inklusif. Salah satu kendala utamanya adalah masalah konektivitas, karena masih banyak wilayah yang belum terhubung oleh fasilitas jalan dan jembatan yang layak," ujar Sherly.

Mengapa Konektivitas Jadi Kunci

Maluku Utara mencatat pertumbuhan ekonomi yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir, terutama didorong sektor pertambangan dan pengolahan nikel. Namun, pertumbuhan itu belum sepenuhnya dirasakan merata oleh warga di wilayah kepulauan yang masih terisolasi secara transportasi.

Keterbatasan jalan dan jembatan membuat biaya logistik di sejumlah daerah menjadi lebih mahal. Warga yang hendak menjual hasil pertanian dan perikanan kerap kesulitan menjangkau pasar karena akses yang terbatas.

Peran Program PPM di Wilayah Operasi

Pembangunan empat jembatan di Pulau Obi menjadi bagian dari program PPM Harita Nickel di wilayah operasinya. Program itu menyasar pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar area tambang dan pengolahan.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara menilai pemerataan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah perlu terus dipercepat. Tujuannya agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah kepulauan.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: porostimur.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks