MALUKU — Yamaha resmi menarik diri dari MotoGP Qatar 2026 yang dijadwalkan 6-8 November, akibat kebijakan pembatasan perjalanan perusahaan ke Timur Tengah. MotoGP Group menyatakan kecewa karena keputusan itu dinilai tidak mencerminkan jaminan komprehensif yang telah diberikan kepada seluruh pemangku kepentingan kejuaraan.
Keputusan Yamaha disampaikan langsung kepada MotoGP Group melalui pernyataan tertulis Yamaha Motor Co., Ltd. Pabrikan berlogo garpu tala itu menilai situasi terkini di Timur Tengah belum cukup aman untuk mengirim tim balap ke Lusail.
Pihak penyelenggara menerima informasi tersebut pada hari yang sama saat posisi resmi MotoGP disampaikan ke seluruh pabrikan dan tim peserta.
Alasan Yamaha Tidak Ambil Risiko di Lusail
Dalam pernyataan resminya, Yamaha menegaskan kebijakan pembatasan perjalanan yang berlaku di seluruh perusahaan masih diterapkan. Manajemen menilai tidak ada alasan cukup kuat untuk mengubah kebijakan itu demi satu seri balapan.
"Menyusul penilaian terkini terhadap situasi di Timur Tengah, Yamaha tidak menemukan alasan yang cukup kuat untuk mengubah kebijakan pembatasan perjalanan yang berlaku di seluruh perusahaan," demikian pernyataan Yamaha Motor Co., Ltd. seperti dikutip dari situs resmi MotoGP.
Yamaha menambahkan keputusan tersebut murni berdasarkan informasi yang tersedia saat ini. Pabrikan Jepang itu menegaskan langkahnya tidak bergantung pada skenario pengamanan yang disiapkan MotoGP Group maupun penyelenggara acara.
"Keputusan ini mencerminkan penilaian Yamaha terhadap informasi yang tersedia saat ini dan tidak bergantung pada langkah-langkah yang diterapkan oleh MotoGP Group maupun penyelenggara acara," tulis Yamaha.
MotoGP: Jaminan Keamanan Sudah Diberikan ke Semua Pihak
MotoGP Group menyayangkan absennya Yamaha. Penyelenggara menyebut telah menempuh serangkaian langkah pengamanan sebelum memastikan GP Qatar tetap berjalan sesuai jadwal.
"MotoGP merasa kecewa dengan keputusan Yamaha untuk tidak berpartisipasi dalam Grand Prix Qatar. Meskipun kami memahami bahwa tim terikat oleh kebijakan perusahaan yang lebih luas terkait pembatasan perjalanan ke Timur Tengah, kami berpendapat bahwa keputusan ini tidak mencerminkan jaminan komprehensif yang telah diberikan kepada seluruh pemangku kepentingan kejuaraan," demikian pernyataan MotoGP Group.
Konsultasi dilakukan dengan Negara Qatar, Sirkuit Internasional Lusail, dan penasihat keamanan independen. Proses penilaian risiko juga berjalan terus selama persiapan acara.
"Setelah berkonsultasi dengan Negara Qatar, Sirkuit Internasional Lusail, penasihat keamanan independen, serta melalui proses penilaian risiko yang terus dilakukan oleh MotoGP sendiri, kami tidak menerima informasi apa pun yang mengharuskan perubahan terhadap rencana acara yang telah ditetapkan," kata MotoGP Group.
Tim Lain Dipastikan Tetap Turun di GP Qatar
MotoGP menyatakan telah menyampaikan posisi resmi beserta informasi terkini kepada seluruh pabrikan dan tim. Sejumlah tim dikonfirmasi tetap berkompetisi di Qatar akhir pekan ini.
"Kami telah menyampaikan posisi tersebut, beserta informasi terkini yang tersedia, kepada seluruh pabrikan dan tim hari ini. Kami menyambut baik konfirmasi dari tim-tim lain yang menyatakan akan tetap berkompetisi di Qatar, dan kami berterima kasih atas komitmen mereka," sambung MotoGP Group.
Konsekuensi Kontraktual dan Sanksi FIM Menanti
Absennya Yamaha membawa dampak di dua ranah. MotoGP Group menyebut ada implikasi kontraktual terkait perjanjian Yamaha dengan MotoGP dan IRTA.
Dari sisi olahraga, konsekuensi ketidakhadiran Yamaha akan ditangani FIM sesuai regulasi kejuaraan yang berlaku. Belum ada keterangan resmi soal bentuk sanksi yang mungkin dijatuhkan.
Yamaha sendiri menegaskan komitmennya terhadap MotoGP. Pabrikan itu menyatakan siap kembali berkompetisi pada Grand Prix Portugal setelah seri Qatar berakhir.
"Yamaha tetap berkomitmen penuh terhadap MotoGP dan menantikan untuk kembali berkompetisi pada Grand Prix Portugal," tulis Yamaha.
GP Qatar 2026 tetap digelar 6-8 November di Sirkuit Internasional Lusail. Yamaha bakal menjadi satu-satunya pabrikan yang absen, sementara rival-rivalnya dipastikan turun berlaga.