Pemprov Maluku Luncurkan Portal Lawamena Satu Data, Integrasikan Data Sektoral untuk Atasi Fragmentasi Informasi Pembangunan

Penulis: Ramli Siregar  •  Senin, 25 Mei 2026 | 15:45:07 WIB
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meluncurkan portal Lawamena Satu Data untuk integrasi data sektoral di Ambon.

AMBON — Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa pembangunan di wilayah kepulauan harus bertumpu pada data yang akurat. Pernyataan itu disampaikan saat meluncurkan portal Lawamena Satu Data Maluku di Ambon, Senin.

"Hari ini Pemerintah Provinsi Maluku bersama SKALA menegaskan bahwa pembangunan Maluku harus dilandasi dengan keakuratan data. Dengan data yang akurat pemerintah mampu merancang kebijakan yang tepat, efisien, dan terukur," kata Hendrik.

Mengapa Data Akurat Menjadi Krusial bagi Maluku?

Hendrik menjelaskan bahwa persoalan klasik yang selama ini dihadapi adalah perbedaan data antarinstansi. Akibatnya, perencanaan pembangunan tidak optimal, penganggaran kerap meleset, dan evaluasi kehilangan dasar yang kuat.

Kehadiran Lawamena diproyeksikan menjadi solusi atas masalah tersebut. Portal ini tidak hanya menyajikan angka, tetapi juga menjadi kebutuhan strategis untuk memastikan setiap kebijakan lahir dari fakta, bukan asumsi atau persepsi semata.

Empat Jenis Data dan Fitur Spasial untuk Wilayah Kepulauan

Portal Lawamena Satu Data Maluku menghadirkan integrasi berbagai data sektoral dalam satu sistem terpadu. Mulai dari data pemerintahan, pendidikan, kesehatan, kemiskinan, pertanian, hingga investasi.

Dalam pengelolaannya, terdapat empat jenis data. Pertama, data strategis yang diperuntukkan bagi gubernur dan wakil gubernur. Kedua, data taktis bagi pejabat eselon II. Ketiga, data operasional untuk pejabat eselon III. Keempat, data publik yang dapat diakses oleh masyarakat umum.

Selain itu, portal ini dilengkapi fitur data spasial dan sistem kendali mutu (quality control). Fitur ini berguna untuk memetakan kondisi riil masyarakat yang tersebar di wilayah kepulauan dan pulau-pulau kecil di Maluku.

Fakta Singkat: Lawamena Satu Data Maluku

  • Integrasi data: Menyatukan data pemerintahan, pendidikan, kesehatan, kemiskinan, pertanian, dan investasi.
  • Akses publik: Portal dapat diakses oleh masyarakat umum mulai 25 Mei 2026 untuk memantau pembangunan.
  • Koneksi nasional: Terintegrasi dengan Sistem Data Pembangunan Daerah Nasional (SDPDN) Kementerian Dalam Negeri.

Dukungan Australia dan Langkah Konkret Satu Data Nasional

Minister Counsellor Governance and Human Development Kedutaan Besar Australia, Tim Stapleton, menyebut Lawamena sebagai langkah konkret. Menurutnya, portal ini menjadi contoh baik bagaimana Maluku menerjemahkan tujuan nasional untuk memperkuat satu data di Indonesia.

"Kami memahami bahwa Lawamena dikembangkan bukan hanya sebagai portal data, tetapi juga sebagai ekosistem terintegrasi yang menghubungkan data sektoral, statistik, serta dashboard dalam satu sistem yang sama untuk mendukung pembangunan di Maluku," ujar Tim.

Ia menambahkan, portal tersebut telah terintegrasi dengan SDPDN Kementerian Dalam Negeri melalui mekanisme pertukaran data standar. Hal ini dinilai sebagai langkah penting untuk penguatan tata kelola berbasis data di daerah.

Imbauan Gubernur ke Seluruh Kabupaten/Kota

Gubernur Hendrik Lewerissa mengimbau seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Maluku untuk terlibat aktif dalam penyelenggaraan satu data provinsi melalui portal Lawamena. Tujuannya agar arah kebijakan di tingkat provinsi sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

Portal ini rencananya dapat diakses publik mulai 25 Mei 2026. Masyarakat nantinya bisa memantau pembangunan serta melihat rincian data sektoral di daerah tersebut secara langsung.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top