Pencarian

Tak Hanya Gas Fosil, PLN EPI Olah Limbah Sawit Jadi Bio-CNG untuk PLTGU Belawan 1.184 MW

Minggu, 07 Juni 2026 • 15:39:31 WIB
Tak Hanya Gas Fosil, PLN EPI Olah Limbah Sawit Jadi Bio-CNG untuk PLTGU Belawan 1.184 MW
PLN EPI mengolah limbah cair sawit menjadi Bio-CNG untuk mendukung PLTGU Belawan 1.184 MW.

MALUKU — PLN EPI tidak lagi hanya mengandalkan gas alam untuk menjalankan pembangkit listrik. Perusahaan pelat merah ini mulai mengolah Palm Oil Mill Effluent (POME) atau limbah cair pabrik kelapa sawit menjadi biometana, yang kemudian dimurnikan menjadi Bio-CNG. Produk ini rencananya akan digunakan untuk mendukung kebutuhan energi PLTGU Belawan yang menyumbang 30 persen pasokan listrik di sistem Sumatera bagian utara.

Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan, potensi pengembangan Bio-CNG di Sumatera Utara sangat besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ada 327 perusahaan perkebunan sawit dan 237 pabrik kelapa sawit yang beroperasi di provinsi tersebut. "Kami melihat peluang yang sangat besar untuk memperluas pemanfaatan Bio-CNG," ujar Hokkop dalam forum Diseminasi Pengembangan Biometana di Medan, Kamis (4/6).

Kolaborasi dengan Pabrik Sawit dan Teknologi Pengolahan

Untuk merealisasikan proyek ini, PLN EPI telah menggandeng PT KIS Biofuels Indonesia, perusahaan yang sudah memiliki teknologi pengolahan limbah cair sawit menjadi Bio-CNG. Limbah dari pabrik kelapa sawit yang biasanya dibuang dan menghasilkan gas metana—yang dampak pemanasan globalnya 28 kali lebih kuat dari CO2—kini ditangkap dan diubah menjadi energi.

"PLN EPI terus mendorong pemanfaatan limbah sawit menjadi sumber energi yang bernilai tambah. Melalui kerja sama dengan pemilik konsesi dan pabrik kelapa sawit, POME dapat diolah menjadi biometana yang kemudian dimurnikan menjadi Bio-CNG untuk mendukung kebutuhan energi pembangkit listrik," jelas Hokkop.

Dampak Ekonomi dan Lingkungan

Pengembangan Bio-CNG tidak hanya soal transisi energi. Bagi pelaku industri sawit, limbah yang sebelumnya tidak memiliki nilai ekonomi kini bisa menjadi sumber pendapatan baru. PLN EPI membuka peluang kolaborasi dengan pabrik kelapa sawit (PKS) agar potensi limbah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat diubah menjadi energi bersih.

Dari sisi lingkungan, pemanfaatan biometana mampu menekan emisi gas rumah kaca secara signifikan. Gas metana dari limbah cair sawit memiliki potensi pemanasan global jauh lebih tinggi dibandingkan karbon dioksida. Dengan menangkap dan memanfaatkannya sebagai sumber energi, emisi dapat ditekan sekaligus menghasilkan sumber energi terbarukan yang andal.

Langkah ini menjadi bukti bahwa transisi energi bisa berjalan beriringan dengan penciptaan nilai ekonomi dan pengurangan emisi. PLN EPI tidak hanya mengubah limbah menjadi energi, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi hijau yang menghubungkan sektor perkebunan, industri, dan ketenagalistrikan di Indonesia.

Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks