Pencarian

Kajian Otorita IKN: Pertumbuhan Ekonomi Penajam Paser Utara Melonjak 19,9 Persen, Kemiskinan Turun

Minggu, 07 Juni 2026 • 16:18:31 WIB
Kajian Otorita IKN: Pertumbuhan Ekonomi Penajam Paser Utara Melonjak 19,9 Persen, Kemiskinan Turun
Pertumbuhan ekonomi Penajam Paser Utara melonjak 19,9 persen berkat investasi dan pembangunan IKN.

MALUKU — Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN, Pungky Widiaryanto, mengungkapkan bahwa lonjakan ekonomi di Penajam Paser Utara tidak terlepas dari masuknya investasi dan pembangunan infrastruktur tahap awal IKN. Aktivitas ekonomi yang tumbuh pesat telah menciptakan peluang usaha baru dan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

"Perencanaan jangka panjang, IKN dirancang tidak hanya sebagai pusat pemerintahan negara, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi baru," ujar Pungky di Sepaku, Penajam Paser Utara.

Dampak Spillover ke Balikpapan dan Samarinda

Kajian Otorita IKN juga menemukan bahwa manfaat pembangunan ibu kota negara tidak hanya dirasakan Penajam. Kota Balikpapan disebut berperan sebagai gerbang investasi utama, sementara Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara turut memperoleh dampak limpahan (spillover) ekonomi.

Menurut Pungky, kolaborasi antarwilayah menjadi kunci perluasan manfaat tersebut. Otorita IKN mendorong kerja sama yang fleksibel dan berbasis kebutuhan daerah, seperti di sektor transportasi, logistik, tenaga kerja, pelayanan publik, hingga rantai pasok ekonomi regional. Konsep "tiga kota" yang diamanatkan UU Nomor 3 Tahun 2022 pun berkembang menjadi kawasan Greater Nusantara.

"Kuatnya keterkaitan kota dan kabupaten tersebut dengan IKN, karena wilayah sekitar IKN itu menjadi penyedia tenaga kerja, kawasan permukiman, pusat layanan perkotaan, simpul logistik, kawasan industri, maupun bagian dari rantai pasok ekonomi regional," jelasnya.

Strategi Pengembangan Kawasan Metropolitan Terintegrasi

Pembahasan mengenai dampak IKN terhadap kawasan sekitarnya telah digelar dalam forum Jumat Belajar ASN Otorita IKN pada Jumat (5/6/2026). Forum bertajuk "Regional Collaboration For Tri-City Development: Lessons From Global Experience (Sweden, Spain, and Italy)" itu menghadirkan akademisi dari The University of Tokyo dan Toyo University.

Dalam forum tersebut, Otorita IKN bersama para akademisi membahas strategi pembangunan kawasan metropolitan yang terintegrasi. Tujuannya memastikan manfaat pembangunan IKN dapat dirasakan lebih luas oleh daerah-daerah di sekitarnya, tidak hanya di pusat pemerintahan baru.

Pungky Widiaryanto berharap pengembangan tiga kota sekitar IKN terus didorong. Ia menegaskan bahwa ibu kota baru Indonesia harus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi regional yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh wilayah penyangga.

Bagikan
Sumber: antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks