Pencarian

BGN Larang Konsumsi Makan Bergizi Gratis yang Sudah Melewati Batas Waktu Empat Jam, Sekolah Diminta Awasi

Selasa, 11 Agustus 2026 • 11:24:31 WIB
BGN Larang Konsumsi Makan Bergizi Gratis yang Sudah Melewati Batas Waktu Empat Jam, Sekolah Diminta Awasi
Makanan Bergizi Gratis yang telah melewati batas waktu empat jam wajib dibuang dan tidak dikonsumsi oleh siswa.

MALUKU — Ketentuan batas waktu ini berlaku sebagai standar baru dalam pendistribusian MBG di seluruh satuan pendidikan. Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, menegaskan bahwa makanan yang melewati ambang batas waktu tersebut wajib dibuang dan tidak boleh dimakan oleh siswa.

"Apabila lebih dari jam yang ditentukan, kami mohon dengan sangat hormat untuk tidak dikonsumsi. Saya ulangi, untuk tidak dikonsumsi jika melewati jam batas yang ditentukan," ujar Sudaryono dalam keterangan yang dilansir ANTARA, Selasa (11/8).

Pengecekan Makanan Sebelum Disantap Menjadi Kewajiban Baru Sekolah

Kebijakan ini menempatkan guru dan tenaga kependidikan sebagai garda terdepan pengawasan. Mereka diminta aktif memverifikasi kondisi makanan sebelum diberikan kepada peserta didik, bukan sekadar membagikan lalu meninggalkan kelas.

Sudaryono mengimbau para pendidik untuk mengecek label yang kini wajib tertera pada kemasan MBG. Label tersebut menjadi penanda waktu matang yang menjadi acuan batas konsumsi aman.

"Kami mengimbau para siswa, peserta didik, dan juga memohon kepada bapak/ibu guru untuk sama-sama mengecek sebelum makanan MBG dikonsumsi," kata dia.

Keamanan Pangan Menjadi Prioritas di Tengah Perluasan Cakupan Program

Langkah ini diambil BGN untuk memastikan program MBG tidak hanya memenuhi aspek gizi, tetapi juga menjamin kesehatan para penerima manfaat. Keracunan makanan akibat bakteri yang berkembang pada makanan basi menjadi risiko yang ingin dicegah melalui aturan batas waktu ini.

Penerapan aturan tersebut membutuhkan kepatuhan kolektif dari seluruh rantai distribusi. BGN menilai keterlibatan aktif pihak sekolah menjadi kunci keberhasilan pengawasan di lapangan, mengingat makanan tidak selalu langsung dikonsumsi begitu tiba di sekolah.

Kepatuhan bersama terhadap waktu konsumsi diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan risiko keamanan pangan sekaligus memastikan manfaat program diterima secara optimal. BGN berkomitmen meningkatkan pelayanan, pengawasan, dan monitoring berkelanjutan.

"MBG ini harus aman dan bergizi. Insyaallah kami, BGN, terus meningkatkan pelayanan, pengawasan, monitoring, dan kolaborasi dari semua pihak agar program ini berjalan dengan baik," tutur Sudaryono.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks