Pencarian

Pertamina Patra Niaga Targetkan Stok BBM Bali 48 Juta Liter, 66 SPBU Buka 24 Jam

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 08:50:00 WIB
Pertamina Patra Niaga Targetkan Stok BBM Bali 48 Juta Liter, 66 SPBU Buka 24 Jam
Pertamina Patra Niaga menargetkan stok BBM di Bali mencapai 48 juta liter pada 17 Oktober 2026.

MALUKU — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menargetkan stok BBM di Terminal Manggis, Karangasem, dan Fuel Terminal Sanggaran, Denpasar, mencapai 48 juta liter pada 17 Oktober 2026. Target itu setara kebutuhan Bali selama 14–15 hari ke depan. Sebanyak 66 SPBU di wilayah tersebut kini beroperasi 24 jam untuk mempercepat pemulihan layanan.

Pertamina Patra Niaga menyiagakan 108 mobil tangki dengan 465 awak untuk mengangkut BBM ke seluruh SPBU di Bali. Armada itu masih ditambah 16 mobil tangki guna mempercepat pengiriman ke titik-titik penyaluran. Polda Bali mengerahkan pengawalan agar perjalanan armada menuju SPBU tidak tersendat.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi menyatakan pemantauan lapangan dilakukan terus-menerus supaya langkah penanganan bisa disesuaikan dengan perkembangan kondisi terkini.

"Kami memastikan kesiapan pasokan berjalan seiring dengan dukungan operasional yang diperlukan. Pemantauan terus dilakukan agar langkah penanganan dapat disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan," ujar Ahad melalui keterangan pers, Jumat (16/10/2026).

Dua Terminal Jadi Penopang Pasokan

Terminal Manggis di Kabupaten Karangasem dan Fuel Terminal Sanggaran di Kota Denpasar menjadi dua simpul utama penyaluran BBM di Pulau Dewata. Keduanya ditargetkan menampung total 48 juta liter pada 17 Oktober 2026.

Dengan hitungan kebutuhan harian, stok sebesar itu cukup menutup konsumsi Bali selama dua pekan lebih. Pertamina Patra Niaga menyebut angka tersebut sebagai bantalan agar tidak terjadi kekosongan pasokan di SPBU saat aktivitas masyarakat kembali normal.

66 SPBU Melayani Nonstop

Layanan 24 jam diberlakukan di 66 SPBU untuk memangkas antrean yang sempat menumpuk. Pengaturan pengisian BBM juga diterapkan sebagai bagian dari langkah pemulihan layanan.

Bagi pengendara di jalur wisata seperti Denpasar, Badung, dan Karangasem, operasional nonstop ini memangkas waktu tunggu yang biasanya panjang pada jam sibuk. Pemilik kendaraan tidak lagi terpaksa menyesuaikan jadwal pengisian dengan jam buka SPBU.

Pertamina Patra Niaga menempatkan kesiapan personel operasional sebagai bagian dari strategi pemulihan, bukan hanya penambahan volume stok. Kombinasi pasokan, armada, dan awak tangki dinilai menentukan seberapa cepat layanan kembali stabil.

Pengawalan Polisi Jaga Kelancaran Distribusi

Pengawalan mobil tangki oleh Polda Bali menjadi penopang yang jarang disorot. Tanpa pengawalan, perjalanan armada dari terminal ke SPBU berisiko tertahan di ruas jalan padat, terutama di kawasan wisata selatan Bali.

Pertamina Patra Niaga menyatakan pengaturan pengisian BBM tetap diberlakukan selama masa pemulihan. Kebijakan itu bertujuan menjaga distribusi merata, bukan sekadar memenuhi permintaan di titik-titik dengan konsumsi tertinggi.

Target 48 juta liter pada 17 Oktober 2026 menjadi penanda kapan pasokan Bali dianggap kembali pada level aman. Jika tercapai, cadangan 14–15 hari memberi ruang bagi Pertamina Patra Niaga untuk menyesuaikan pola penyaluran berikutnya tanpa tekanan kekosongan stok.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks