Pencarian

Maluku Business Forum 2026 Dibuka di Ambon, Hilirisasi Energi dan Investasi Jadi Agenda Utama

Senin, 02 November 2026 • 11:16:01 WIB
Maluku Business Forum 2026 Dibuka di Ambon, Hilirisasi Energi dan Investasi Jadi Agenda Utama
Pembukaan Maluku Business Forum 2026 di Hotel Santika, Ambon, mengangkat tema pengembangan potensi energi menuju kesejahteraan berkelanjutan.

AMBON — Maluku Business Forum 2026 mengangkat tema "Forum Energy Potential to Sustainable Prosperity" dengan subtema "Dinamisasi Ekosistem Energi Maluku Melalui Optimalisasi Potensi, Hilirisasi Industri dan Investasi Strategis untuk Pembangunan Nasional Berkelanjutan". Forum ini menjadi ruang dialog strategis untuk mempertemukan gagasan, kepentingan, dan peluang kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan potensi unggulan daerah.

Penguatan potensi energi, percepatan hilirisasi industri, dan pembukaan investasi strategis menjadi tiga agenda yang dibahas dalam forum tersebut. Ketiganya dinilai membutuhkan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan.

Wakapolda Maluku Sebut Stabilitas Keamanan Kunci Kepercayaan Investor

Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan kepastian hukum merupakan faktor penting yang mendukung kepercayaan investor sekaligus keberlanjutan pembangunan ekonomi. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri forum di Aula Lantai 5 Hotel Santika, Ambon.

"Maluku memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan strategis bagi pembangunan nasional. Potensi tersebut perlu dikelola secara optimal melalui investasi yang produktif dan berkelanjutan. Dalam proses itu, stabilitas keamanan, kepastian hukum, serta sinergi seluruh elemen masyarakat menjadi fondasi penting agar kegiatan investasi dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Wakapolda Maluku.

Menurutnya, Polri berperan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan kepada warga, serta memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional dan berkeadilan. Lingkungan yang kondusif dinilai menjadi salah satu prasyarat bagi dunia usaha untuk mengembangkan kegiatan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan.

Hilirisasi Diarahkan Ciptakan Nilai Tambah, Bukan Sekadar Jual Bahan Mentah

Pengembangan sumber daya alam dalam forum ini tidak hanya diarahkan pada pemanfaatan bahan mentah. Hilirisasi industri menjadi fokus agar menghasilkan produk dengan nilai tambah lebih tinggi.

Hilirisasi diharapkan menciptakan rantai ekonomi yang lebih luas, meningkatkan daya saing daerah, membuka kesempatan kerja, memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sektor energi, kelautan, perikanan, dan industri potensial lainnya masuk dalam cakupan pembahasan.

Jusuf Kalla hingga Perwakilan INPEX Hadir sebagai Narasumber

Forum ini menghadirkan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Muhammad Jusuf Kalla, Ketua Umum MPP ICMI Prof. Dr. Arif Satria, serta sejumlah tokoh nasional, pimpinan daerah, akademisi, dan pelaku industri energi. Narasumber lain yang hadir antara lain Dr. Djufri Rays Pattilluw, Wali Kota Ambon Drs. Bodewin M. Wattimena, Rudi Imran selaku Vice President SCM & IMT INPEX Ltd., dan Safitri Yanti Baharuddin selaku Senior Programme Manager NZMATES.

Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi menyatakan kehadiran Wakapolda Maluku merupakan bagian dari komitmen Polri membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah.

"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkomitmen menciptakan situasi yang kondusif bagi berlangsungnya aktivitas pembangunan dan perekonomian. Stabilitas kamtibmas dan penegakan hukum yang profesional menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat maupun dunia usaha," kata Rositah.

Rangkaian Acara Dibuka dengan Pengalungan Syal hingga Penandatanganan Kerja Sama

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan melalui pengalungan syal khas Maluku oleh pengurus ICMI Orwil Maluku. Penampilan Sanggar Amboina Jukulele dari Desa Amahusu serta sejumlah pertunjukan seni dan budaya daerah turut meramaikan pembukaan.

Setelah sambutan Ketua Umum ICMI Orwil Maluku, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kerja sama, forum diskusi, penyerahan plakat, dan foto bersama. Kehadiran unsur pemerintah daerah, pimpinan ICMI, akademisi, dan pelaku industri energi memperlihatkan pendekatan kolaboratif dalam membangun ekosistem investasi yang menghubungkan potensi sumber daya alam dengan kebutuhan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: papuanewsonline.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks