AMBON — Masa depan investasi energi Maluku tidak hanya bergantung pada besarnya potensi sumber daya alam di perut bumi, tetapi juga pada kesiapan daerah membangun ekosistem ekonomi yang mampu menopang investasi tersebut. Pesan itu mengemuka dalam Maluku Business Forum 2026 yang digelar Majelis Pengurus Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (MPW ICMI) Maluku.
Forum mengusung tema "From Energy Potential to Sustainable Prosperity", atau dari potensi energi menuju kesejahteraan berkelanjutan. Dua tokoh hadir dalam forum itu: mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena.
Dua Perspektif dalam Satu Forum
Kehadiran JK dan Bodewin memberi sudut pandang berbeda dalam membicarakan masa depan ekonomi Maluku. JK membawa pengalaman dan pandangan dari level nasional. Bodewin menyoroti pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam menyambut peluang investasi yang semakin terbuka.
Kombinasi itu menempatkan persoalan investasi energi bukan sekadar soal potensi, melainkan juga soal kesiapan daerah di hilirnya.
Blok Masela Jadi Perhatian Utama
Salah satu isu strategis yang menjadi perhatian forum adalah pengembangan Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Proyek energi berskala besar ini dipandang memiliki potensi menjadi penggerak baru perekonomian Maluku.
Selain itu, Blok Masela disebut membuka peluang pertumbuhan berbagai sektor pendukung. Namun bahan tidak merinci lebih jauh sektor mana saja yang dimaksud maupun angka investasi yang dibahas dalam forum.
Mengapa Kesiapan Daerah Menentukan
Pandangan yang mengemuka dalam forum menempatkan kesiapan daerah sebagai faktor penentu. Potensi sumber daya alam yang besar tidak otomatis berbuah kesejahteraan tanpa ekosistem ekonomi yang menopangnya.
Kesiapan itu mencakup kemampuan pemerintah daerah menyambut peluang investasi yang semakin terbuka. Persoalannya, bahan tidak menyebut secara spesifik program atau kebijakan apa yang disiapkan Pemkot Ambon maupun Pemprov Maluku.
Yang Belum Terjawab dari Forum
Hingga pemberitaan ini ditulis, belum ada keterangan resmi soal tindak lanjut forum, jadwal pembahasan berikutnya, maupun kesepakatan konkret yang dihasilkan. Bahan juga tidak memuat kutipan langsung dari JK maupun Bodewin.
Yang tercatat, forum digelar MPW ICMI Maluku dengan tema energi dan kesejahteraan berkelanjutan. Pembahasan Blok Masela menjadi salah satu isu strategis yang menyita perhatian peserta.