Pencarian

1.713 Lulusan Unpatti Diwisuda, Pemprov Maluku Minta Sarjana Garap Blue Economy dan Tinggalkan Gelar di Belakang Nama

Selasa, 03 November 2026 • 06:16:32 WIB
1.713 Lulusan Unpatti Diwisuda, Pemprov Maluku Minta Sarjana Garap Blue Economy dan Tinggalkan Gelar di Belakang Nama
Wisudawan mengikuti prosesi wisuda periode Oktober 2026 di Auditorium Universitas Pattimura, Ambon.

AMBON — Wisuda digelar di Auditorium Universitas Pattimura, Ambon. Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Sadali IE membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku di hadapan para wisudawan dan sivitas akademika.

Dalam sambutan itu, gubernur menegaskan wisuda bukan akhir perjalanan intelektual. Wisuda disebut sebagai awal tanggung jawab menerapkan ilmu di tengah masyarakat.

Tekanan Zaman: AI, Perubahan Iklim, dan Tuntutan Beradaptasi

Perkembangan kecerdasan buatan, perubahan iklim, dan dinamika global menjadi latar permintaan itu. Lulusan perguruan tinggi dinilai perlu punya kemampuan beradaptasi dan menghadirkan solusi nyata, bukan hanya pengetahuan akademis.

Sadali mengutip pesan Albert Einstein soal ukuran kecerdasan. "Ukuran kecerdasan adalah kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan," ujarnya, Senin (2/11/2026).

Keunggulan masa depan, lanjutnya, tidak ditentukan seberapa banyak pengetahuan dimiliki. Yang menentukan adalah kemampuan terus belajar dan mengubah pengetahuan menjadi solusi bagi masyarakat.

Potensi Maluku Besar, tetapi Butuh SDM yang Mampu Mengelola

Pemprov Maluku menilai daerah ini punya sumber daya alam melimpah. Sektor kelautan dan perikanan, pertanian, perkebunan, energi, pariwisata, hingga kebudayaan disebut sebagai kekuatan utama.

Potensi itu butuh dukungan sumber daya manusia unggul dan inovatif. Tanpa itu, kekayaan alam sulit diolah menjadi nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Di titik inilah Unpatti dinilai punya posisi strategis. Perguruan tinggi itu diharapkan mengembangkan riset dan inovasi yang relevan dengan karakteristik Maluku sebagai provinsi kepulauan.

Bidang yang diprioritaskan: ekonomi biru, ketahanan pangan, energi terbarukan, serta pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.

Tiga Pesan untuk 1.713 Wisudawan

Pemprov Maluku menitipkan tiga pesan kepada seluruh lulusan. Pertama, menjadikan gelar akademik sebagai solusi dan bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Gelar hendaknya tidak sekadar identitas di belakang nama. Gelar harus diwujudkan lewat kontribusi, karya, dan pemikiran yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Kedua, terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Lulusan diminta tidak berhenti mengembangkan kompetensi setelah menyelesaikan pendidikan formal.

Ketiga, menjaga integritas dan karakter. Keberhasilan tidak hanya diukur dari capaian akademis maupun profesional, tetapi juga dari kejujuran, tanggung jawab, dan etika.

Nilai kearifan lokal Maluku, seperti Pela Gandong dan semangat Orang Basudara, disebut sebagai bagian dari karakter yang perlu dijaga.

Jusuf Kalla Hadir di Auditorium Unpatti

Wisuda periode Oktober 2026 ini mencakup lulusan program sarjana, profesi, magister, dan doktor. Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Muhammad Jusuf Kalla turut hadir dalam acara tersebut.

Tampak hadir pula unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Rektor Unpatti, para dekan, dosen, sivitas akademika, serta orang tua dan keluarga wisudawan.

"Masa depan Maluku tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam yang kita miliki, tetapi terutama oleh kualitas manusia yang mampu mengelola pengetahuan, menciptakan inovasi, dan menghadirkan perubahan," demikian pesan Gubernur Maluku yang disampaikan melalui Sekda.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: wartamaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks