Pencarian

Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon Peringati Hari Pattimura ke-209, Gubernur Ajak Perangi Kebodohan dan Kemiskinan Lewat Pendidikan

Senin, 18 Mei 2026 • 17:34:01 WIB
Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon Peringati Hari Pattimura ke-209, Gubernur Ajak Perangi Kebodohan dan Kemiskinan Lewat Pendidikan
Wali Kota Ambon memimpin upacara peringatan Hari Pattimura ke-209 di Pattimura Park, Ambon.

AMBON — Pemerintah Provinsi Maluku bersama Pemerintah Kota Ambon menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209 Tahun 2026 di Pattimura Park, Ambon, Senin (18/5/2026). Wali Kota Ambon sekaligus Upulatu Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, bertindak sebagai inspektur upacara dan memimpin langsung jalannya peringatan yang berlangsung khidmat.

Pesan Gubernur: Perjuangan Kini Bukan Lagi dengan Parang

Dalam kesempatan itu, Bodewin membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa. Ia mengajak masyarakat merefleksikan semangat perjuangan Kapitan Pattimura atau Thomas Matulessi dalam melawan penjajahan 209 tahun silam.

“Dua ratus sembilan tahun yang lalu, Kapitan Pattimura berdiri memimpin perlawanan rakyat Maluku melawan penjajahan. Dengan keberanian, keteguhan, dan cinta kepada tanah air, beliau menunjukkan bahwa rakyat Maluku memiliki harga diri, martabat, dan semangat yang tidak pernah dapat ditaklukkan,” kata Bodewin saat membacakan sambutan gubernur.

Lewerissa menegaskan tantangan perjuangan masyarakat saat ini telah berubah. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan parang dan salawaku, generasi masa kini dituntut berjuang melalui pendidikan, kerja keras, inovasi, serta menjaga persatuan.

Lima Medan Perjuangan Baru: Dari Kebodohan Hingga Ketidakadilan

Gubernur merinci lima bentuk perlawanan yang relevan dengan kondisi kekinian. “Hari ini kita harus berjuang melawan kebodohan dengan pendidikan, melawan kemiskinan dengan kerja keras, melawan keterbelakangan dengan inovasi, melawan perpecahan dengan persaudaraan, dan melawan ketidakadilan dengan keberpihakan kepada rakyat,” ujar dia.

Ia juga mengingatkan bahwa semangat perjuangan Pattimura belum sepenuhnya hidup apabila masyarakat masih mudah terpecah, malas bekerja, dan takut bersaing.

Tema 2026 dan Target Maluku Menuju Indonesia Emas 2045

Peringatan Hari Pattimura tahun ini mengusung tema “Teladani Perjuangan Pattimura, Wujudkan Maluku yang Gemilang Menuju Indonesia Emas 2045”. Menurut Lewerissa, momentum ini menjadi panggilan sejarah lintas generasi agar Maluku bangkit sebagai daerah kepulauan yang kuat, mandiri, dan sejahtera.

Ia menyinggung sejumlah agenda strategis nasional yang tengah diperjuangkan di Maluku, seperti proyek kilang gas alam Blok Masela, Maluku Integrated Port, hingga pengawalan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan di DPR RI dan DPD RI.

“Jangan Pernah Merasa Kecil Menjadi Orang Maluku”

Di akhir sambutannya, Lewerissa mengajak masyarakat Maluku untuk bangga terhadap identitas dan sejarah perjuangan daerahnya. “Dari tanah rempah-rempah ini pernah lahir pejuang besar yang mengguncang dunia. Saya percaya, dari tanah ini pula, akan lahir generasi emas yang membawa Maluku menuju masa depan gemilang,” katanya.

Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku dan Kota Ambon, pimpinan dan anggota DPRD, jajaran TNI/Polri, serta pejabat organisasi perangkat daerah lintas pemerintahan.

Bagikan
Sumber: info-ambon.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks