Pencarian

Wali Kota Ambon Pimpin Upacara Hari Pattimura ke-209, Ajakan Gubernur untuk Lawan Kebodohan dan Kemiskinan

Selasa, 19 Mei 2026 • 12:57:42 WIB
Wali Kota Ambon Pimpin Upacara Hari Pattimura ke-209, Ajakan Gubernur untuk Lawan Kebodohan dan Kemiskinan
Wali Kota Ambon memimpin upacara peringatan Hari Pattimura ke-209 di Pattimura Park.

AMBON — Pemerintah Kota Ambon menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209 di Pattimura Park, Senin (18/5/2026). Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.

Tahun ini, peringatan mengusung tema “Teladani Perjuangan Pattimura, Wujudkan Maluku yang Gemilang Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara dihadiri Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, serta jajaran TNI/Polri.

Perjuangan Kini: Melawan Kebodohan dan Kemiskinan

Gubernur Hendrik Lewerissa, melalui sambutan yang dibacakan Bodewin, menegaskan bahwa medan perang telah berubah. Jika 209 tahun lalu Kapitan Pattimura mengangkat parang dan salawaku, kini tantangan yang dihadapi berbeda.

“Hari ini kita harus berjuang melawan kebodohan dengan pendidikan, melawan kemiskinan dengan kerja keras, melawan keterbelakangan dengan inovasi, melawan perpecahan dengan persaudaraan, dan melawan ketidakadilan dengan keberpihakan kepada rakyat,” ujar Bodewin membacakan sambutan gubernur.

Hendrik menambahkan, semangat Pattimura tidak boleh luntur. Ia mengingatkan bahwa dua abad lalu, Thomas Matulessy memimpin perlawanan rakyat Maluku dengan keberanian dan cinta tanah air.

Dukung Proyek Strategis Nasional, dari Blok Masela hingga RUU Daerah Kepulauan

Dalam kesempatan yang sama, gubernur mengajak masyarakat mendukung agenda strategis nasional yang menyentuh langsung Maluku. Beberapa di antaranya adalah pengembangan Blok Masela, pembangunan Maluku Integrated Port, serta pengawalan Rancangan Undang-Undang Daerah Kepulauan.

Menurut Hendrik, tema tahun ini menjadi panggilan bagi seluruh warga untuk membangun daerah kepulauan yang kuat, mandiri, dan sejahtera. Ia optimistis Maluku mampu melahirkan generasi emas.

“Jangan pernah merasa kecil menjadi orang Maluku. Dari tanah rempah-rempah ini pernah lahir pejuang besar yang mengguncang dunia. Saya percaya, dari tanah ini pula, akan lahir generasi emas yang membawa Maluku menuju masa depan gemilang,” kata Hendrik dalam sambutannya.

Pesan untuk Generasi Muda: Bangga Jadi Orang Maluku

Peringatan Hari Pattimura ke-209 tahun ini juga menjadi momentum untuk memperkuat identitas daerah. Gubernur secara khusus mengajak generasi muda Maluku untuk tetap bangga terhadap jati diri dan sejarah daerahnya.

Ia menekankan bahwa perjuangan Pattimura bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan fondasi untuk membangun masa depan. Semangat itu, kata Hendrik, harus dihidupkan kembali dalam bentuk nyata: kerja keras, inovasi, dan persatuan.

Bagikan
Sumber: wartamaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks