AMBON — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku merilis data terbaru sektor pariwisata dan perhotelan untuk periode Mei 2026. Kepala BPS Maluku, Maretje Pattiwaellapia, menyampaikan bahwa Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Maluku bulan Mei 2026 mencapai 30,19 persen.
Angka ini turun 4,99 poin jika dibandingkan dengan capaian April 2026 yang sebesar 35,18 persen. Jika dibandingkan secara tahunan (year-on-year), TPK hotel bintang pada Mei 2026 juga mengalami penurunan sebesar 2,82 poin dari posisi 33,01 persen pada Mei 2025.
Kinerja Hotel Nonbintang Justru Menguat
Berbeda dengan hotel bintang, sektor akomodasi nonbintang dan akomodasi lainnya di Maluku mencatatkan tren positif. TPK hotel nonbintang pada Mei 2026 tercatat sebesar 21,18 persen, naik 1,14 poin dibanding April 2026 dan naik 5,65 poin secara tahunan.
Secara kumulatif periode Januari hingga Mei 2026, TPK hotel nonbintang mencapai 19,29 persen. Angka itu naik 3,44 poin dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Rata-rata Lama Menginap Tamu Domestik dan Asing
BPS Maluku juga mencatat rata-rata lama menginap tamu asing di hotel bintang pada Mei 2026 adalah 1,65 malam. Angka ini turun 0,36 poin dibanding April 2026, namun naik tipis 0,12 poin secara tahunan.
Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu domestik di hotel bintang pada periode yang sama hanya 1,62 malam. Capaian ini turun 0,29 poin dibanding bulan sebelumnya dan turun 0,05 poin dibanding Mei 2025.
Jumlah Perjalanan Wisnus ke Maluku Tumbuh 7,41 Persen
Meski okupansi hotel menurun, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) yang berkunjung ke Maluku justru menunjukkan peningkatan signifikan. BPS mencatat total perjalanan wisnus tujuan Maluku pada Mei 2026 mencapai 299.738 perjalanan.
Jumlah tersebut memang turun 3,19 persen dibandingkan bulan sebelumnya (April 2026). Namun jika dibandingkan dengan Mei 2025, angka ini melonjak 7,41 persen.
Secara kumulatif, pada Januari hingga Mei 2026, total perjalanan wisnus ke Maluku mencapai 1.625.273 perjalanan. Realisasi itu naik 7,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.