BULA — Mohamad Sahid Day meminta masyarakat tidak menilai kinerja pemerintah daerah hanya dari satu sudut pandang. Ia mengungkapkan, pada tahun 2026 Kabupaten Seram Bagian Timur mengalami pemotongan anggaran yang cukup besar, mencapai sekitar Rp117 miliar akibat kebijakan fiskal pemerintah pusat.
"